• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Februari 14, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Krisis Air di Tungkal Makin Akut

Krisis Air di Tungkal Makin Akut

12 Agustus 2019
in HEADLINE

Kualatungkal, AP – Krisis air bersih yang kini dihadapi warga kota Kualatungkal dan sekitarnya makin hari makin menghawatirkan, belakangan, distribusi air dari PDAM Tirta Pengabuan Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) sejak tanggal 08 Agustus 2019 tersendat, ini berdampak kepada konsumen kesulitan mendapat air untuk kebutuhan.

Tersendatnya distribusi air akibat keringnya sumber air baku di IPA penggolahan PDAM di Parit Panting Kecamatan Bram Itam,  saat ini warga sudah mengandalkan air isi ulang penganti air hujan untuk menutupi kebutuhan sehari-hari.

Berita Lainnya

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

Direktur PDAM Tirta Pengabuan Ustayadi Berlian, SH membenarkan penghentian distribusi air dari PDAM kepelanggan di kota Kualatungkal dan sekitarnya, alasannya,  sumber air baku dipengolahan PDAM Parit Panting mengalami kekeringan akibat kemarau.

“Sumber air baku dari Parit Panting kering, sehingga kami memutuskan menghentikan operasional Instalasi Pengolahan Air (IPA) untuk sementara waktu,”  terangnya minggu (11/8).

Salah satu warga Kualatungkal Jony, beranggapan macetnya distribusi air PDAM tersebut sejarah terburuk di saat daerah ini telah berusia 54 tahun.

Menurutnya, peristiwa tersebut menandakan pembangunan sarana air bersih yang berkelanjutan dengan anggaran ratusan miliyar tidak menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

“Baru kemarau dua bulanan, sumber air baku sudah putus, seharusnya pemerintah lebih cermat dalam perencanannya sebelum membangun,” cetusnya. (Her)

ShareTweetSend
Previous Post

Kejari Limpahkan Ke APIP Soal Silpa DD 2018 dan DD 2019 Tahap I di Cairkan Mantan Pjs. Kades

Next Post

Sumur Minyak Ilegal di Kecamatan Bajubang Kembali Terbakar

Related Posts

Tamatan Luar Negeri Lebih Hebat?

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

11 Februari 2026
IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

10 Februari 2026
Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

7 Februari 2026
Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

4 Februari 2026
VIRAL Kasus Ijazah Milik Orang Lain di Anggota DPRD Jambi: Warganet Tag Golkar, Nadiem Makarim, Kapolri hingga Jokowi

Amrizal DPRD Jadi Tersangka Kasus Catut Nomor Ijazah, Golkar: Yang Tahu Itu KPU

3 Februari 2026
Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

30 Januari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In