• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Minggu, Februari 15, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Pembangunan Bendung Batang Asai Menunggu Pembayaran Lahan

Pembangunan Bendung Batang Asai Menunggu Pembayaran Lahan

12 Oktober 2016
in HEADLINE

Sarolangun, AP – Pembangunan Bendung Batang Asai yang berlokasi di Desa Kampung Tujuh, Kecamatan Cermin Nan Gedang (CNG) segera terwujud. Pembangunan bendung irigasi di desa tersebut mendapat dukungan warga setempat.

Kepala Desa (Kades) Kampung Tujuh, Badri, kepada awak media baru-baru ini mengatakan, saat ini proses pembebasan lahan sudah hampir rampung. Seluruh pemilik lahan telah setuju lahan miliknya diserahkan untuk lokasi pembangunan bendung.

Berita Lainnya

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

“Semua pemilik lahan telah setuju, soal harga pembebasan lahan tidak ada masalah, bahkan pemilik lahan sudah buka rekening bank dan tinggal menunggu proses pembayaran,” kata Badri.

Pada prinsipnya, kata Badri, masyarakat Kampung Tujuh sangat mendukung pembangunan bendung tersebut di desanya. Sebab, warga sadar bendung tersebut nantinya akan bermanfaat bagi masyarakat, terutama untuk peningkatan produksi beras di Kabupaten Sarolangun.

Seperti diketahui, rencana pembangunan Bendung Batang Asai sudah ada sejak beberapa tahun yang lalu. Lokasi pembangunan sudah berpindah beberapa tempat. Awalnya Bendung Batang Asai akan dibangun di Desa Teluk Tigo, Kecamatan CNG, namun ditolak masyarakat dan dipindahkan ke Desa Pemuncak, Kecamatan CNG, lagi-lagi ditolak warga. Terakhir dipindahkan ke Kampung Tujuh dan masyarakat menerima dan merespon positif rencana pembangunan tersebut.

Jika sudah berdiri, bendung ini diperkirakan mampu mengairi areal persawahan seluas 5.707 hektar yang tersebar di tiga kecamatan, masing-masing CNG, Limun dan Pelawan. Dana pembangunan bendung diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah. luk

ShareTweetSend
Previous Post

Pemkab Gandeng STPB Kembangkan Sektor Wisata

Next Post

BNNK Tanjabtim Pantau Peredaran Obat Batuk Sachet

Related Posts

Tamatan Luar Negeri Lebih Hebat?

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

11 Februari 2026
IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

10 Februari 2026
Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

7 Februari 2026
Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

4 Februari 2026
VIRAL Kasus Ijazah Milik Orang Lain di Anggota DPRD Jambi: Warganet Tag Golkar, Nadiem Makarim, Kapolri hingga Jokowi

Amrizal DPRD Jadi Tersangka Kasus Catut Nomor Ijazah, Golkar: Yang Tahu Itu KPU

3 Februari 2026
Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

30 Januari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In