• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Senin, Mei 11, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Pelaku Pembunuhan Warga Tanjung Benuang Dihukum 16 Tahun Panjara

Lapas Didominasi Pelaku Kekerasan Seksual

13 Oktober 2020
in HEADLINE, HUKUM & KRIMINAL

NTT, AP – Kantor wilayah Kementerian Hukum dan HAM Nusa Tenggara Timur mencatat jumlah narapidana yang ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Kupang, sebanyak 47 persen didominasi oleh narapidana kasus kekerasan seksual pada perempuan dan anak.

“Jumlah narapidana di Lapas kita saat ini mencapai 3.000 orang. Dari jumlah itu 1.200-an adalah pelaku kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak,” kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkuham NTT Mulyadi, Selasa (13/10).

Berita Lainnya

Viral Al Haris Minta Rp400 Juta, Elas Anra Dermawan Sebut Sudah Damai Secara Kekeluargaan dan Tidak Ada Kaitan

Sesama Tersangka Sejak Desember, Varial Dibui Polda Jambi, Amrizal Ditangani Polda Sumbar Masih Duduk Empuk, Tokoh Kerinci: Jangan Pilih Kasih

Mantan Hakim Pengadilan Negeri Polisikan Ketua LAM di Jambi

Hal ini disampaikannya berkaitan dengan wacana pemindahan narapidana kasus kekerasan seksual kepada perempuan dan anak dari NTT ke Nusakambangan untuk memberikan efek jera kepada para pelakunya.

Mulyadi mengatakan bahwa Lapas Nusakambangan sebenarnya hanya menerima para narapidana dengan kategori kejahatannya yang tinggi, sementara untuk para pelaku kejahatan seksual dari NTT hanya masuk dalam kategori rendah sehingga agak sulit untuk memasukkan para pelaku kejahatan seksual kepada anak-anak ke penjara tersebut.

“Tetapi kemarin saya sendiri yang membawa mereka ke sana, di sana sempat panjang diskusinya dan akhirnya dilakukan penyerahan narapidananya dan dimasukkan ke sel,” ujar dia.

Harapannya kata dia adalah bisa membuat jera dan narapidana yang ditahan di sana bisa kembali dan menceritakan bagaimana situasi atau kondisi Lapas Nusakambangan itu.

Mulyadi mengatakan bahwa kasus kekerasan seksual kepada perempuan dan anak di NTT memang sangat tinggi, dan ini juga menjadi atensi dari Kemenkuham NTT dalam memerangi hal tersebut.

Menurut data yang dimiliki oleh Polda NTT, angka kasus kekerasan terhadap perempuan dalam 3 tahun terakhir cukup tinggi.

Pada tahun 2018, jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan mencapai 637 kasus, kemudian pada tahun 2019 angkanya mencapai 721 kasus, lalu selama 2020 terhitung mulai Januari hingga Agustus jumlah kasusnya mencapai 414 kasus. (Red)

ShareTweetSend
Previous Post

Pasien Suspect Asal Batanghari Dimakamkan di Desa Belanti Jaya

Next Post

Tahanan Tewas, Kapolsek Diperiksa

Related Posts

Gubernur Al Haris: Kita Ingin Sepakbola Jambi di Tingkat Nasional

Viral Al Haris Minta Rp400 Juta, Elas Anra Dermawan Sebut Sudah Damai Secara Kekeluargaan dan Tidak Ada Kaitan

10 Mei 2026
Sesama Tersangka Sejak Desember, Varial Dibui Polda Jambi, Amrizal Ditangani Polda Sumbar Masih Duduk Empuk, Tokoh Kerinci: Jangan Pilih Kasih

Sesama Tersangka Sejak Desember, Varial Dibui Polda Jambi, Amrizal Ditangani Polda Sumbar Masih Duduk Empuk, Tokoh Kerinci: Jangan Pilih Kasih

9 Mei 2026
Mantan Hakim Pengadilan Negeri Polisikan Ketua LAM di Jambi

Mantan Hakim Pengadilan Negeri Polisikan Ketua LAM di Jambi

7 Mei 2026
Hafizi Alatas ke Amrizal: Tak Pantas Tersangka Duduk di DPRD, Mundurlah Secara Jantan Sebelum Dibui Seperti Varial Adhi

Hafizi Alatas ke Amrizal: Tak Pantas Tersangka Duduk di DPRD, Mundurlah Secara Jantan Sebelum Dibui Seperti Varial Adhi

5 Mei 2026
Kasus Injak-injak Dunia Pendidikan Jadi Tersangka, Varial Adhi Dibui, Amrizal Masih Ngantor di DPRD

Kasus Injak-injak Dunia Pendidikan Jadi Tersangka, Varial Adhi Dibui, Amrizal Masih Ngantor di DPRD

5 Mei 2026
Polisi Tangkap Oknum PNS Telibat Pencurian Nasabah

Polres Batanghari Terima Laporan Dugaan Pencemaran Nama Baik Lewat Facebook dan TikTok

2 Mei 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In