• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Rabu, April 22, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Warga Pungut Mudik, Diterkam Harimau

Ilustrasi

Jejak Harimau Sumatera Ditemukan di Kebun Sawit

24 Agustus 2021
in DAERAH

RIAU – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau memastikan jejak satwa liar di areal perkebunan sawit PT Gandaerah Hendana wilayah Kerumutan Kabupaten Pelalawan, Riau, adalah jejak kaki harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae).

“Benar itu jejak kaki harimau sumatera setelah ditinjau langsung oleh tim ke lokasi,” kata Kepala Bidang KSDA Wilayah I, Andri Hansen, Selasa (24/8/2021).

Berita Lainnya

Fadhil Arief Ajak Warga Batang Hari Taat Bayar Pajak BH

Gubernur Dorong HKTI Jambi Jadi Lokomotif Gerakan Pangan 

Gubernur Al Haris Hadiri Bedah Buku Babad Alas, karya Autobiografi-Reflektif Wamendagri Bima Arya Sugiarto

Dia mengatakan, jejak kaki harimau tersebut awalnya di temukan oleh karyawan PT Gandaerah Hendana pada Rabu (18/08), dan temuan itu kemudian dilaporkan ke BBKSDA Riau.

Guna memastikan kebenaran jejak kaki harimau sumatera itu, katanya, pihaknya mengutus tim untuk mendatangi lokasi dan juga langsung berkoordinasi dengan perusahaan selanjutnya melakukan pengecekan bersama.

“Dari pelacakan, jejak harimau itu ditemukan di jalan koridor PT Pertamina. Kemudian mengarah ke perkebunan sawit PT Gandaerah Hendana dan jejak itu berakhir di semak belukar menuju tempat pemakaman umum lama masyarakat,” katanya.

“Jarak lokasi ditemukan jejak itu tidak jauh dari kawasan konservasi wilayah Kerumutan, hanya 7 km,” katanya lagi.

Berdasarkan temuan itu, Andri menduga lokasi itu masih menjadi wilayah jelajah satwa itu sebab dari 4-5 harimau dewasa wilayah jelajahnya bisa mencapai 100 km.

Saat ini, katanya lagi, pihaknya terus menggencarkan sosialisasi kepada perusahaan dan masyarakat, agar tidak melakukan aktivitas seorang diri. Perusahaan juga diminta untuk membuat plang informasi di perlintasan satwa tersebut.

“Kita juga memasang kamera trap di perlintasan harimau itu serta menyisir jerat di sekitar lokasi,” katanya.

ShareTweetSend
Previous Post

Dua Polisi Penembak Laskar FPI Tak Ditahan, Ini Alasannya

Next Post

Kemendagri Minta Merangin Jangan Lengah

Related Posts

Fadhil Arief: Paskibraka Putri Batanghari Harus Pakai Jilbab

Fadhil Arief Ajak Warga Batang Hari Taat Bayar Pajak BH

18 April 2026
Gubernur Dorong HKTI Jambi Jadi Lokomotif Gerakan Pangan 

Gubernur Dorong HKTI Jambi Jadi Lokomotif Gerakan Pangan 

16 April 2026
Gubernur Al Haris Hadiri Bedah Buku Babad Alas, karya Autobiografi-Reflektif Wamendagri Bima Arya Sugiarto

Gubernur Al Haris Hadiri Bedah Buku Babad Alas, karya Autobiografi-Reflektif Wamendagri Bima Arya Sugiarto

15 April 2026
Pak Bupati dan Ketua DPRD Muaro Jambi, Tolonglah Warga Kembar Lestari!

Pak Bupati dan Ketua DPRD Muaro Jambi, Tolonglah Warga Kembar Lestari!

12 April 2026
Tanggapan Pemkab Soal Kapal 10 GT Tanjabtim

Tanggapan Pemkab Soal Kapal 10 GT Tanjabtim

7 April 2026
Fadhil Arief soal WFH di Batang Hari: Kita Ikuti Instruksi Pusat

Fadhil Arief soal WFH di Batang Hari: Kita Ikuti Instruksi Pusat

3 April 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In