• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Januari 22, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Menteri BUMN Kaji Gabungkan Perbankan Syariah

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir

Erick Thohir Bingung Sawit Swasta Untung, Kok PTPN Malah Buntung

28 September 2021
in EKONOMI, HEADLINE

INDUSTRI kelapa sawit khususnya swasta ketiban untung. Namun hal sebaliknya terjadi di PT Perkebunan Nusantara (Persero) atau PTPN yang malah menanggung utang US$ 3,1 miliar atau Rp 47 triliun.

Hal itu pun menjadi perhatian Menteri BUMN Erick Thohir dan disinggung dalam acara Talkshow Bangkit Bareng, Selasa (28/9/2021).

Berita Lainnya

Duet Fadhil Arief – Anwar Sadat Tak Terbendung di Pilgub Jambi?

Malam Ini di Rumah Dinas, Gubernur Jambi Lantik 40 Orang Pejabat PUPR, Simak Namanya…

Garap Potensi Ekonomi Biru, JMSI Perkuat Peran Media Daerah

“Yang luar biasa juga di PTPN ini utang Rp 47 triliun. Padahal yang namanya industri kebun kelapa sawit swasta untung. Ini malah utang besar,” katanya.

Pihaknya pun berupaya memperbaiki utang tersebut. Ia juga ingin agar bank percaya jika prosesnya dilakukan secara benar.

Erick mengatakan ada beberapa tahap memperbaiki kinerja PTPN, salah satunya konsolidasi dengan memangkas jumlah direksi. Erick bilang, langkah ini sempat ada keributan.

“Kemarin konsolidasi bagaimana PTPN III menjadi holding, itu sempat ribut, ketika terjadi efisiensi, bayangkan di direksi PTPN I, II, IV, sampai XII. Kalau masing-masing sekarang tinggal satu direksi, ada 3-4 direksi yang dipotong,” katanya.

Meski begitu, Erick bilang, efisiensi ini berjalan dengan baik dan programnya pun berjalan, salah satunya melalui refocusing kelapa sawit.

PTPN yang tadinya rugi Rp 1,6 triliun hingga Agustus 2020, kini untung Rp 2,3 triliun hingga Agustus 2021. PTPN juga akan fokus di industri gula dengan membentuk SugarCo sebab selama ini Indonesia masih impor gula konsumsi.

“Hal-hal ini juga akan diikuti dengan focusing SugarCo, gula, yang selama ini juga gula kita impor terus yang untuk konsumsi bahkan ada permainan di sana sini,” katanya.

ShareTweetSend
Previous Post

Kapolri Ingin Tarik 56 Pegawai KPK Tak Lolos TWK ke Polri

Next Post

Hati-hati Nanti Harga CPO Bisa Turun Lagi

Related Posts

Duet Fadhil Arief – Anwar Sadat Tak Terbendung di Pilgub Jambi?

Duet Fadhil Arief – Anwar Sadat Tak Terbendung di Pilgub Jambi?

21 Januari 2026
Lewat Anjungan Mengenali Posisi Jambi Dimata Internasional, Emang Bisa?

Malam Ini di Rumah Dinas, Gubernur Jambi Lantik 40 Orang Pejabat PUPR, Simak Namanya…

20 Januari 2026
Garap Potensi Ekonomi Biru, JMSI Perkuat Peran Media Daerah

Garap Potensi Ekonomi Biru, JMSI Perkuat Peran Media Daerah

19 Januari 2026
Perlindungan Terhadap Guru, Pak Prabowo Perlu Bentuk Dewan Khusus Guru

Perlindungan Terhadap Guru, Pak Prabowo Perlu Bentuk Dewan Khusus Guru

18 Januari 2026
Pasar Ekspor Jambi Terancam Dikuasai Provinsi-provinsi Tetangga Jika Mengandalkan Pelabuhan Talang Duku

Pasar Ekspor Jambi Terancam Dikuasai Provinsi-provinsi Tetangga Jika Mengandalkan Pelabuhan Talang Duku

18 Januari 2026
Hidup Terasa Mulia Dimulai dari Hormati Guru

Hidup Terasa Mulia Dimulai dari Hormati Guru

16 Januari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In