• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Jumat, April 10, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Haris dan Sani Datangi Polda Jambi

Rebutan Gelar, Muncul 2 Nama yang Ngaku Keturunan Sultan Thaha Syaifuddin

12 Januari 2022
in HEADLINE, NASIONAL

JAMBI – Belakangan ini muncul 2 nama yang mengaku keturunan Sultan Thaha Syaifuddin. Mereka sama-sama menyatakan berhak mewariskan gelar sultan di Jambi, dan berharap dikukuhkan. Kedua orang itu, yakni Syaid Fuad dan Raden Wan Petra Nugraha.

Syaid Fuad mengatakan dirinya berhak mewarisi gelar sultan di Jambi, karena keturunan ke-6 Sultan Thaha Syaifuddin dengan bukti tambo, serta menyimpan benda peninggalan berupa alat cap-stempel, keris, jubah, dan sebagainya.

Berita Lainnya

Fraksi PKB Desak Pak Al Haris Evaluasi Total Direksi dan Komisaris Bank Jambi

Gubernur Al Haris Hadiri Entry Meeting BPK RI, Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan Daerah

Kata Profesor Rizal Djalil Mantan Ketua BPK RI, Balada Bank Jambi: Bank “Tidak Baik-Baik Saja”

Pernyataan ini didukung dengan beberapa akademisi. Pihaknya akan menyampaikan hasil kajian tentang kesultanan pada Pemerintah Provinsi Jambi.

Gelar sultan yang ingin dicapai, kata Fuad, untuk melestarikan budaya dan peninggalan Sultan Thaha Syaifuddin. Bukan mengambil alih pemerintahan.

“Dalam konteks sejarah dan budaya. Harus tahu saya. Saya pikir ini tuntutan berdasarkan hasil kajian dengan bukti autentik,” ujarnya, belum lama ini.

Ia berharap konflik merebutkan gelar sultan di Jambi segera selesai. Dan menyerahkan kepada masyarakat untuk menilai siapa yang bisa menyandang gelar sultan.

“Kita berharap tidak ada timbul konflik lagi. Kita sama-sama keluarkan bukti-bukti yang ada, dan kita tegakkan. Tinggal masyarakat yang menilai sendiri, dan lembaga-lembaga yang tentukan,” tuturnya.

Sementara itu, Raden Wan Petra Nugraha mengatakan dirinya ingin mendapatkan gelar sultan, supaya dapat mengangkat marwah pahlawan nasional itu.

“Dan menegakkan sejarah dari Sultan Thaha, makanya kami pingin ada penerus dari almarhum ayah saya, Sultan Abdurrahman yang sudah dinobatkan pada tahun 2012,” ujarnya setelah bertemu Gubernur Jambi, Senin (4/1).

Ia pun mengklaim dirinya pewaris asli kesultanan Jambi, sesuai dengan hasil keputusan pengadilan. Sehingga dirinya meminta dukungan masyarakat.

Gelar sultan yang dimaksudnya bukan sekedar simbol budaya. Melainkan, memiliki andil untuk mempengaruhi kebijakan pemerintah.

“Nanti ada program-program yang sudah kita buat, baik jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. Itu akan disinergikan sama pemerintah. Karena program kita sudah diskusikan sama raja-raja diluar,” tuturnya.

Ia pun mengatakan dirinya akan dikukuhkan pada tanggal 17 Januari tahun 2022 mendatang. Berbagai orang yang menyandang gelar raden akan hadir saat itu.

“Itu merupakan persatuan raden melayu Jambi yang sah, dan sudah terdaftar di kesbangpol. Mereka sangat mendukung saya,” katanya.

Gubernur Jambi, Al Haris menyampaikan perlunya sultan yang diakui oleh masyarakat Jambi agar tidak membingungkan para generasi selanjutnya. Perjuangan Sultan Thaha Syaifudin pun harus selalu diingat.

“Karena ini juga bagian dari pelestarian budaya Jambi, agar sejarah tidak kabur kedepannya,” katanya.

Ia mengatakan gelar sultan nanti merupakan simbol budaya. Tidak memiliki andil dalam pemerintahan.

“Simbol budaya, kalau beliau bisa ikut berkontribusi untuk perkembangan melayu Jambi tidak apa-apa. Tapi tidak masuk struktur,” katanya.

ShareTweetSend
Previous Post

PPAT Keluhkan Pelayanan BPHTB di Kota Jambi

Next Post

Dua Anak Jokowi Dilaporkan ke KPK

Related Posts

Fraksi PKB Desak Pak Al Haris Evaluasi Total Direksi dan Komisaris Bank Jambi

Fraksi PKB Desak Pak Al Haris Evaluasi Total Direksi dan Komisaris Bank Jambi

7 April 2026
Gubernur Al Haris Hadiri Entry Meeting BPK RI, Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan Daerah

Gubernur Al Haris Hadiri Entry Meeting BPK RI, Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan Daerah

3 April 2026
Kata Profesor Rizal Djalil Mantan Ketua BPK RI, Balada Bank Jambi: Bank “Tidak Baik-Baik Saja”

Kata Profesor Rizal Djalil Mantan Ketua BPK RI, Balada Bank Jambi: Bank “Tidak Baik-Baik Saja”

2 April 2026
Kekhawatiran Ketum PPP Mardiono Jika Fadhil Arief VS Hurmin Akhirnya Terjawab, Justru Jadi Model Harapan Daerah Lain

Kekhawatiran Ketum PPP Mardiono Jika Fadhil Arief VS Hurmin Akhirnya Terjawab, Justru Jadi Model Harapan Daerah Lain

31 Maret 2026
Bank Jambi di Ambang Kebangkrutan, Sekalipun Uang Rp1000 Triliun Diserak Depan Kantor

Bank Jambi di Ambang Kebangkrutan, Sekalipun Uang Rp1000 Triliun Diserak Depan Kantor

30 Maret 2026
Matang di DPR RI Komisi Perbankan, Usman Ermulan Sebut Bank Jambi Sudah Berada di Ambang Kebangkrutan

Matang di DPR RI Komisi Perbankan, Usman Ermulan Sebut Bank Jambi Sudah Berada di Ambang Kebangkrutan

29 Maret 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In