Jambi – Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, menyoroti keterbatasan anggaran perbaikan jalan provinsi yang dinilai tidak sebanding dengan tingkat kerusakan yang ada. Ia menegaskan, alokasi dana untuk sektor tersebut dalam APBD 2026 tidak akan mampu menuntaskan persoalan infrastruktur jalan di Provinsi Jambi.
Menurut Ivan, berdasarkan hasil pembahasan KUA-PPAS 2026 di tingkat komisi, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi hanya mendapatkan alokasi sekitar Rp56 miliar untuk perbaikan jalan dari total pagu indikatif sebesar Rp182,55 miliar.
“Di PUPR cuma ada Rp56 miliar. Kita bayangkan dengan tingkat kerusakan jalan yang ada sekarang, sangat tidak sebanding. Harusnya untuk peningkatan jalan mantap itu minimal 5 persen, rata-ratanya di angka Rp400 miliar. Tapi kalau cuma Rp56 miliar, jelas tidak cukup,” katanya, Senin, 13 Oktober 2025.
Ivan menjelaskan, dengan anggaran terbatas tersebut, pemerintah daerah diperkirakan hanya mampu memperbaiki sekitar 17 kilometer jalan, dari total 250 kilometer jalan provinsi yang rusak.
“Seharusnya perbaikan jalan itu bisa mencakup sekitar 300 kilometer. Tapi dengan kondisi saat ini, jangankan memperbaiki seluruhnya, yang 17 kilometer saja sudah sangat terbatas. Itu baru untuk aspal, belum termasuk biaya pemeliharaan,” katanya.**








