• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Jumat, April 17, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Ahli : Pembangunan Jembatan Gantung Dari Awal Sudah Salah

Ahli : Pembangunan Jembatan Gantung Dari Awal Sudah Salah

22 November 2016
in DAERAH

Jambi, AP – Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pembangunan jembatan gantung di Desa Ujung Jabung, kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun dengan terdakwa Asep Kurnia, Senin (21/11) lalu kembali digelar.

Kali ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sarolangun menghadirkan empat orang saksi ahli. Slamet saksi ahli LKPP, Musa dari Dinas PU, Dahlan dari akademisi, dan Simson Girsang ahli dari BPKP.

Berita Lainnya

Gubernur Dorong HKTI Jambi Jadi Lokomotif Gerakan Pangan 

Gubernur Al Haris Hadiri Bedah Buku Babad Alas, karya Autobiografi-Reflektif Wamendagri Bima Arya Sugiarto

Pak Bupati dan Ketua DPRD Muaro Jambi, Tolonglah Warga Kembar Lestari!

Sebagai ahli dari LKPP, Slamet ditanya soal proses administrasi dari awal hingga akhir. Kepada majelis yang diketui Lucas Sahabat Duha, Slamet mengatakan dari awal administrasi sudah salah.

Salah satu contoh, ada beberapa perusahaan yang ikut lelang dengan penawaran terendah yang menang. Namun sebaliknya perusahaan yang mengajukan penawaran tertinggi justru yang menang. “Ini jelas sudah salah,” jelasnya.

Beda dengan saksi ahli dari BPKP, Simson, yang melakukan penghitungan kerugian negara. Menurutnya, dana yang masuk ke rekening rekanan sekitar Rp 2 milyar lebih, namun nilainya yang dibayar bereda. Menurutnya, ada selisih antara nilai yang dibayarkan dengan vulume pekerjaan. Sehingga hal ini, kata dia, menimbulkan kerugian negara.

“Selisihnya Rp 179 jutaan,” ujarnya.

Seperti diketahui, kasus ini tidak hanya menjerat Asep sendiri, tapi ada terdakwa lain yang sudah divonis bersalah dan dihukum pidana yaitu Dodi Irhandi ST, Epi Suryadi SE, dan Adni ST. Masing-masing ketiga terdakwa itu divonis oleh majelis hakim dengan pidana 16 bulan. met

ShareTweetSend
Previous Post

Motif Pembunuhan Pasutri Masih Misteri

Next Post

Pejabat Dinkes Kerinci Didakwa Rugikan Negara

Related Posts

Gubernur Dorong HKTI Jambi Jadi Lokomotif Gerakan Pangan 

Gubernur Dorong HKTI Jambi Jadi Lokomotif Gerakan Pangan 

16 April 2026
Gubernur Al Haris Hadiri Bedah Buku Babad Alas, karya Autobiografi-Reflektif Wamendagri Bima Arya Sugiarto

Gubernur Al Haris Hadiri Bedah Buku Babad Alas, karya Autobiografi-Reflektif Wamendagri Bima Arya Sugiarto

15 April 2026
Pak Bupati dan Ketua DPRD Muaro Jambi, Tolonglah Warga Kembar Lestari!

Pak Bupati dan Ketua DPRD Muaro Jambi, Tolonglah Warga Kembar Lestari!

12 April 2026
Tanggapan Pemkab Soal Kapal 10 GT Tanjabtim

Tanggapan Pemkab Soal Kapal 10 GT Tanjabtim

7 April 2026
Fadhil Arief soal WFH di Batang Hari: Kita Ikuti Instruksi Pusat

Fadhil Arief soal WFH di Batang Hari: Kita Ikuti Instruksi Pusat

3 April 2026
Daftar 18 Pejabat Batang Hari Dilantik Fadhil Arief

Daftar 18 Pejabat Batang Hari Dilantik Fadhil Arief

2 April 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In