• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Februari 4, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Penderita Covid Rentan Terkena Happy Hypoxia

Penderita Covid Rentan Terkena Happy Hypoxia

16 September 2020
in HEADLINE, MILENIAL

JAKARTA, AP – Dokter spesialis paru pada Universitas Indonesia Erlina Burhan mengatakan pasien COVID-19 rentan terkena happy hypoxia yaitu kekurangan oksigen di dalam darah yang tidak diikuti dengan rasa sesak nafas.

“Normal, seseorang yang kekurangan oksigen dalam darahnya akan mengalami sesak nafas karena otak mengirimkan sinyal pada tubuh untuk mengambil oksigen sebanyak-banyaknya. Pada pasien COVID-19 karena ada kerusakan otak, sehingga tidak ada sinyal yang dikirim ke tubuh,” kata Erlina di Jakarta, Rabu (16/9).

Berita Lainnya

Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

Amrizal DPRD Jadi Tersangka Kasus Catut Nomor Ijazah, Golkar: Yang Tahu Itu KPU

Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

Karena otak tidak mengirimkan sinyal ke tubuh saat kadar oksigen di dalam darah berkurang, seseorang yang mengalami kemudian akan mengalami penurunan kesadaran dan bisa berakibat fatal bila tidak segera mendapatkan pasokan oksigen. Satu-satunya cara mengatasi adalah dengan terapi oksigen di rumah sakit.

Tanda-tanda seorang pasien COVID-19 mengalami happy hypoxia antara lain gejala bertambah, mengalami batuk yang menetap, keluhan semakin lemas, dan ujung jari dan ujung bibir berwarna kebiruan. “Bila mengalami gejala-gejala tersebut, jangan sampai menunggu ujung jari dan ujung bibir berwarna biru karena itu sudah gejala berat, segera ke rumah sakit untuk mendapatkan terapi oksigen,” tuturnya.

Erlina mengatakan kadar oksigen dalam tubuh bisa diukur menggunakan pulse oksimetri. Namun, dia tidak menyarankan masyarakat untuk tergesa-gesa membeli alat tersebut sehingga terjadi pembelian dalam jumlah besar sebagaimana halnya terjadi pada masker pada saat awal pandemi COVID-19.

“Penggunaan pulse oksimetri bukan untuk orang sehat dan orang tanpa gejala. Hanya pasien COVID-19 dengan gejala saja yang mungkin bisa mengalami happy hypoxia. Happy hypoxia hanya salah satu kondisi yang mungkin terjadi pada pasien COVID-19,” jelasnya.

Dalam kondisi normal, kadar oksigen dalam darah seseorang adalah 95 persen hingga 100 persen. Pada seseorang yang mengalami hypoxia, kadar oksigen dalam darah bisa menurun menjadi 60 persen hingga 70 persen.

Gejala dan kondisi yang mungkin dialami pasien COVID-19 bisa berbagai macam. Selain happy hypoxia, pasien COVID-19 juga bisa kehilangan penciuman atau hanya sakit kepala. “Yang perlu diwaspadai adalah bila gejala bertambah, batuk yang terus menerus yang menunjukkan ada kelainan pada paru-paru,” katanya. (Red)

ShareTweetSend
Previous Post

Menkes Pastikan Indonesia Dapat Vaksin

Next Post

Maju Lagi di Pilkada, Romi Pamit ke Warga Mendahara Ulu

Related Posts

Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

4 Februari 2026
VIRAL Kasus Ijazah Milik Orang Lain di Anggota DPRD Jambi: Warganet Tag Golkar, Nadiem Makarim, Kapolri hingga Jokowi

Amrizal DPRD Jadi Tersangka Kasus Catut Nomor Ijazah, Golkar: Yang Tahu Itu KPU

3 Februari 2026
Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

30 Januari 2026
Mungkinkah JCC Akan Lahirkan Barisan Korban Kebijakan

Urgensi dan Azaz Manfaat Serta Kepatuhan Hukum Perpindahan Status Hukum Kepolisian

28 Januari 2026
Mengenal Ketua-ketua IKAL-Lemhannas di Sumatra, 2 Orang Jenderal Bintang 3 TNI-Polri, Jambi Pernah Bupati dan Anggota DPR RI

Surat Usman Ermulan ke Presiden Prabowo Diterima Langsung Menteri Pertanian, Intinya Petani Korban Akibat Ulah Kades!

26 Januari 2026
Rapat HKTI Bahas Pelabuhan Muara Sabak: Usman Ermulan Bilang Petani Sengsara Ekspor Dinikmati Provinsi Tetangga, Sutan Adil: Jambi Hanya Jadi Penonton

Rapat HKTI Bahas Pelabuhan Muara Sabak: Usman Ermulan Bilang Petani Sengsara Ekspor Dinikmati Provinsi Tetangga, Sutan Adil: Jambi Hanya Jadi Penonton

26 Januari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In