• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Maret 4, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Ketua PWI Atal Depari

Ketua PWI Atal Depari. Foto: Net

Atal Depari Berharap Ada Pencerahan dari Diskusi Ketiga Mappilu PWI

26 November 2020
in EKONOMI, HEADLINE

MASYARAKAT dan Pers Pemantau Pemilihan Umum (Mappilu) PWI mengajak masyarakat memilih pemimpin yang mampu membangkitkan ekonomi pasca pandemi COVID-19 saat Pilkada 2020 nanti.

Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Atal S Depari dalam kegiatan Mappilu PWI di Jakarta mengatakan dalam kondisi sekarang ada dua hal yang menjadi perhatian pemerintah.

Berita Lainnya

Sentuhan PHE Jambi Merang Ubah Singkong Jadi Sumber Harapan

PEP Jambi Dukung Lansia Desa Kota Karang Jaga Asa Tetap Berdaya

AKBP Vicky Tri Haryanto Mantan Kapolsek di Jambi Ungkap Sabu 23 Kilogram

Pertama, menurut dia bagaimana mengatasi COVID-19. Kemudian yang kedua, masalah ekonomi, persoalan itu memang tidak bisa ditawar-tawar karena saat ini menurut dia kondisinya sedang “tiarap”.

“Kami berharap pemimpin pemimpin baru nanti punya visi untuk membangkitkan ekonomi dari daerah, kami berharap ada pencerahan dari diskusi ketiga Mappilu PWI ini, terima kasih kepada para pembicara yang bersedia hadir,” kata Atal, Kamis (26/11).

Mappilu PWI menggelar diskusi Seri ke-3 bertajuk “Pilkada 2020: Mencari Pemimpin Perubahan Penggerak Perekonomian”. Menurut dia harapan masyarakat dan pelaku bisnis di Indonesia tentunya untuk mendapatkan pemimpin daerah yang bisa membangkitkan ekonomi yang terdampak pandemi COVID-19.

Diskusi Mappilu PWI ini dibuka langsung oleh Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari didampingi Ketua Mappilu PWI Suprapto Sastro Atmojo.

Pada diskusi, Mappilu PWI menghadirkan pembicara seperti Wakil Ketua Umum REI Raymond Arfandi, CEO Sritex Iwan Setiawan, Ketua Umum Gerakan Moral Rekonsiliasi Indonesia (GMRI) Eko Sriyanto Galgendu dan Direktur Utama PT Harta Mulia Wima Brahmantya.

CEO Sritex Iwan Setiawan yang bergerak di bidang industri tekstil menyampaikan terjadi perubahan yang luar biasa di dunia usaha sejak Maret 2020 setelah karantina wilayah diberlakukan. Ekonomi kata dia menjadi stagnan karena pengusaha tidak bisa mengekspor dan terkendala penjualan di dalam negeri.

“Hal yang saya alami, kita melihat kondisi pada saat itu pertama bagaimana kesehatan kita harus kuat, kedua, Sritex harus hidup dan tidak ada PHK,” kata dia.

Ternyata menurut Iwan ada jalan bagi mereka untuk tetap bertahan yakni dengan membuat masker, dan alat pelindung diri, hal itu dapat memberikan pemasukan untuk Sritex.

“Kita dalam sebulan mengubah industri kita menjadi pembuat masker dengan produksi 50 juta pcs. Ini salah satu sikap dinamis pengusaha untuk menyesuaikan kondisi,” ujarnya.

Terkait kepemimpinan, Iwan menyoroti tiga hal penyebab kemunduran bangsa, pertama kurangnya jiwa nasionalisme dari pemimpin, kedua minimnya kualitas pendidikan dan ketiga pembentukan kultur-kultur yang dianggap benar.

“Pemimpin perubahan itu dituntut berintegritas tinggi, multi skill dan memahami banyak bidang dengan berani mengubah kultur dan bertindak cepat. Itu menjadi landasan kita untuk menghadapi masa depan,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Umum GMRI Eko Sriyanto Galgendu mengatakan para pemimpin harus memperkuat kembali sistem ekonomi bangsa untuk menuju negara maju.

Dirinya melihat di tengah pandemi COVID-19 terjadi perang siber antar negara dengan memakai beberapa media propaganda untuk melakukan serangan psikologi. Rekonsilisasi ekonomi negara yang dimaksud menurut Eko yakni memperkuat kembali negara atau wadah dengan memiliki sistem ekonomi yang kuat guna mencapai tujuan yang telah diproyeksikan.

“Di sisi lain bangsa ini masih saja ribut dengan kondisi politik di dalam negeri,” kata Eko.

Selanjutrnya, Direktur Utama PT Harta Mulia Wima Brahmantya menjelaskan kondisi politik Indonesia selalu panas padahal politik harusnya menjadi penyejuk di tengah demokrasi.

Harusnya politik dan politikus negeri bertugas untuk menyejahterakan Bangsa Indonesia dengan kekayaan sumber daya alam yang dimiliki.

“Mengutip Bung Hatta, demokrasi ekonomi tidak akan tercapai tanpa adanya persaudaraan. Saat ini kondisi warga di daerah pecah gara-gara pilkada, padahal, hal terpenting yang diinginkan pengusaha, yaitu keamanan,” katanya

Kemudian hal itu menurut dia baru bisa terwujud jika pemimpin itu kuat, tidak ada beban dan mandiri.

“Kita sering lupa, filosofi kepemimpinan kita yang paling dikubur dalam-dalam oleh parlemen yakni sila keempat Pancasila, yaitu keberpihakan kepada rakyat, itu bisa diwujudkan apabila negeri ini dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan, dan harusnya lahir melalui mekanisme musyawarah mufakat,” ujarnya. (Red)

ShareTweetSend
Previous Post

Kemenag Beri Subsidi Gaji untuk Guru Madrasah, Cair Bulan Ini..

Next Post

Pasca OTT Menteri Edhy, KPK Tahan Caleg PDIP yang Gagal di Pemilu 2019

Related Posts

Sentuhan PHE Jambi Merang Ubah Singkong Jadi Sumber Harapan

Sentuhan PHE Jambi Merang Ubah Singkong Jadi Sumber Harapan

1 Maret 2026
PEP Jambi Dukung Lansia Desa Kota Karang Jaga Asa Tetap Berdaya

PEP Jambi Dukung Lansia Desa Kota Karang Jaga Asa Tetap Berdaya

27 Februari 2026
AKBP Vicky Tri Haryanto Mantan Kapolsek di Jambi Ungkap Sabu 23 Kilogram

AKBP Vicky Tri Haryanto Mantan Kapolsek di Jambi Ungkap Sabu 23 Kilogram

22 Februari 2026
Bea Cukai Dibekukan Soeharto, Mungkinkah Terulang di Era Prabowo, Anggota Pansus DPR RI Ungkap Kisah Perjuangan Soehardjo

Ketika Puasa Ramadan 2026: Usman Ermulan Sedekah Air Putih di Kawasan Rawan Macet Jelang Berbuka, Ajak Alumni Unja dan Warga Jambi Bersama Lakukan

19 Februari 2026
Konsisten Kelola Reputasi Strategis, PHR Zona 1 Raih Lima Penghargaan PRIA Awards 2026

Konsisten Kelola Reputasi Strategis, PHR Zona 1 Raih Lima Penghargaan PRIA Awards 2026

18 Februari 2026
Tamatan Luar Negeri Lebih Hebat?

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

11 Februari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In