• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Selasa, Mei 19, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Ketua PWI Atal Depari

Ketua PWI Atal Depari. Foto: Net

Atal Depari Berharap Ada Pencerahan dari Diskusi Ketiga Mappilu PWI

26 November 2020
in EKONOMI, HEADLINE

MASYARAKAT dan Pers Pemantau Pemilihan Umum (Mappilu) PWI mengajak masyarakat memilih pemimpin yang mampu membangkitkan ekonomi pasca pandemi COVID-19 saat Pilkada 2020 nanti.

Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Atal S Depari dalam kegiatan Mappilu PWI di Jakarta mengatakan dalam kondisi sekarang ada dua hal yang menjadi perhatian pemerintah.

Berita Lainnya

Tasyakuran Aqiqah Cucu Kembar Usman Ermulan Dihadiri Para Tokoh, Hazrin Nurdin hingga Ketua DPRD

4 Pendekar Silat UM Jambi Tempur di The 1st Muhammadiyah Games 2026, Rektor Janjikan Bonus

Viral Al Haris Minta Rp400 Juta, Elas Anra Dermawan Sebut Sudah Damai Secara Kekeluargaan dan Tidak Ada Kaitan

Pertama, menurut dia bagaimana mengatasi COVID-19. Kemudian yang kedua, masalah ekonomi, persoalan itu memang tidak bisa ditawar-tawar karena saat ini menurut dia kondisinya sedang “tiarap”.

“Kami berharap pemimpin pemimpin baru nanti punya visi untuk membangkitkan ekonomi dari daerah, kami berharap ada pencerahan dari diskusi ketiga Mappilu PWI ini, terima kasih kepada para pembicara yang bersedia hadir,” kata Atal, Kamis (26/11).

Mappilu PWI menggelar diskusi Seri ke-3 bertajuk “Pilkada 2020: Mencari Pemimpin Perubahan Penggerak Perekonomian”. Menurut dia harapan masyarakat dan pelaku bisnis di Indonesia tentunya untuk mendapatkan pemimpin daerah yang bisa membangkitkan ekonomi yang terdampak pandemi COVID-19.

Diskusi Mappilu PWI ini dibuka langsung oleh Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari didampingi Ketua Mappilu PWI Suprapto Sastro Atmojo.

Pada diskusi, Mappilu PWI menghadirkan pembicara seperti Wakil Ketua Umum REI Raymond Arfandi, CEO Sritex Iwan Setiawan, Ketua Umum Gerakan Moral Rekonsiliasi Indonesia (GMRI) Eko Sriyanto Galgendu dan Direktur Utama PT Harta Mulia Wima Brahmantya.

CEO Sritex Iwan Setiawan yang bergerak di bidang industri tekstil menyampaikan terjadi perubahan yang luar biasa di dunia usaha sejak Maret 2020 setelah karantina wilayah diberlakukan. Ekonomi kata dia menjadi stagnan karena pengusaha tidak bisa mengekspor dan terkendala penjualan di dalam negeri.

“Hal yang saya alami, kita melihat kondisi pada saat itu pertama bagaimana kesehatan kita harus kuat, kedua, Sritex harus hidup dan tidak ada PHK,” kata dia.

Ternyata menurut Iwan ada jalan bagi mereka untuk tetap bertahan yakni dengan membuat masker, dan alat pelindung diri, hal itu dapat memberikan pemasukan untuk Sritex.

“Kita dalam sebulan mengubah industri kita menjadi pembuat masker dengan produksi 50 juta pcs. Ini salah satu sikap dinamis pengusaha untuk menyesuaikan kondisi,” ujarnya.

Terkait kepemimpinan, Iwan menyoroti tiga hal penyebab kemunduran bangsa, pertama kurangnya jiwa nasionalisme dari pemimpin, kedua minimnya kualitas pendidikan dan ketiga pembentukan kultur-kultur yang dianggap benar.

“Pemimpin perubahan itu dituntut berintegritas tinggi, multi skill dan memahami banyak bidang dengan berani mengubah kultur dan bertindak cepat. Itu menjadi landasan kita untuk menghadapi masa depan,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Umum GMRI Eko Sriyanto Galgendu mengatakan para pemimpin harus memperkuat kembali sistem ekonomi bangsa untuk menuju negara maju.

Dirinya melihat di tengah pandemi COVID-19 terjadi perang siber antar negara dengan memakai beberapa media propaganda untuk melakukan serangan psikologi. Rekonsilisasi ekonomi negara yang dimaksud menurut Eko yakni memperkuat kembali negara atau wadah dengan memiliki sistem ekonomi yang kuat guna mencapai tujuan yang telah diproyeksikan.

“Di sisi lain bangsa ini masih saja ribut dengan kondisi politik di dalam negeri,” kata Eko.

Selanjutrnya, Direktur Utama PT Harta Mulia Wima Brahmantya menjelaskan kondisi politik Indonesia selalu panas padahal politik harusnya menjadi penyejuk di tengah demokrasi.

Harusnya politik dan politikus negeri bertugas untuk menyejahterakan Bangsa Indonesia dengan kekayaan sumber daya alam yang dimiliki.

“Mengutip Bung Hatta, demokrasi ekonomi tidak akan tercapai tanpa adanya persaudaraan. Saat ini kondisi warga di daerah pecah gara-gara pilkada, padahal, hal terpenting yang diinginkan pengusaha, yaitu keamanan,” katanya

Kemudian hal itu menurut dia baru bisa terwujud jika pemimpin itu kuat, tidak ada beban dan mandiri.

“Kita sering lupa, filosofi kepemimpinan kita yang paling dikubur dalam-dalam oleh parlemen yakni sila keempat Pancasila, yaitu keberpihakan kepada rakyat, itu bisa diwujudkan apabila negeri ini dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan, dan harusnya lahir melalui mekanisme musyawarah mufakat,” ujarnya. (Red)

ShareTweetSend
Previous Post

Kemenag Beri Subsidi Gaji untuk Guru Madrasah, Cair Bulan Ini..

Next Post

Pasca OTT Menteri Edhy, KPK Tahan Caleg PDIP yang Gagal di Pemilu 2019

Related Posts

Tasyakuran Aqiqah Cucu Kembar Usman Ermulan Dihadiri Para Tokoh, Hazrin Nurdin hingga Ketua DPRD

Tasyakuran Aqiqah Cucu Kembar Usman Ermulan Dihadiri Para Tokoh, Hazrin Nurdin hingga Ketua DPRD

17 Mei 2026
4 Pendekar Silat UM Jambi Tempur di The 1st Muhammadiyah Games 2026, Rektor Janjikan Bonus

4 Pendekar Silat UM Jambi Tempur di The 1st Muhammadiyah Games 2026, Rektor Janjikan Bonus

12 Mei 2026
Gubernur Al Haris: Kita Ingin Sepakbola Jambi di Tingkat Nasional

Viral Al Haris Minta Rp400 Juta, Elas Anra Dermawan Sebut Sudah Damai Secara Kekeluargaan dan Tidak Ada Kaitan

10 Mei 2026
Sesama Tersangka Sejak Desember, Varial Dibui Polda Jambi, Amrizal Ditangani Polda Sumbar Masih Duduk Empuk, Tokoh Kerinci: Jangan Pilih Kasih

Sesama Tersangka Sejak Desember, Varial Dibui Polda Jambi, Amrizal Ditangani Polda Sumbar Masih Duduk Empuk, Tokoh Kerinci: Jangan Pilih Kasih

9 Mei 2026
Dinilai Tumpang Tindih, Bansos Jokowi di Benahi

Ekonomi Jambi Tumbuh 4,33%, Pengangguran Turun Jadi 3,99%, Ketimpangan Gender Membaik

5 Mei 2026
Kasus Injak-injak Dunia Pendidikan Jadi Tersangka, Varial Adhi Dibui, Amrizal Masih Ngantor di DPRD

Kasus Injak-injak Dunia Pendidikan Jadi Tersangka, Varial Adhi Dibui, Amrizal Masih Ngantor di DPRD

5 Mei 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In