• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Februari 13, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Idris Sebut Beras Berkutu Itu Masih Layak Dikonsumsi

Idris Sebut Beras Berkutu Itu Masih Layak Dikonsumsi

4 Oktober 2017
in HEADLINE

Muarasabak, AP – Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) Idris menyebitkan, kalau polemik beras yang dibeli oleh PNS Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) yang pernah berbau, berwarna serta berkutu itu sebenarnya layak dikonsumsi.

“Mengapa saya katakan masih layak, karena beras kita tidak menggunakan pengawet, begitu juga dengan warna merah itu tidak menggunakan bahan pemutih,” katanya.

Berita Lainnya

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

Ia membandingkan, jika dengan beras kemasan lain memang jauh berbeda. Karena selain tidak berkutu, putih dan tidak bau itu disebabkan karena bahan pemutih. Karena itu, pihak ketahanan pangan sebagai distribusi tetap mengupayakan beras yang dihasilkan dan di jual tetap bersih sesuai permintaan para PNS. Adapun langkah-langkah yang diambil selalu memberikan pengawasan dan arahan agar kelayakan konsumsi tetap di utamakan. “Memang kami pernah menemukan berasnya bewarna, tapi bukan tidak layak konsumsi,” bandingnya.

Dalam penyaluran beras untuk PNS Tanjabtim itu, pihak ketahanan pangan mempunyai tujuh kelompok tani penyalur dan satu Tokoh Tani Indonesia (TTI) sebagai penyalur. Meliputi penyaluran Simpang datuk, rantau rasaiu, berbak, sabak timur, dendang dan geragai. “Kelompok tani inilah yang menyalurkan beras PNS. Setiap bulan sekali, kami berikan penekanan saat penyaluran beras harus layak konsumsi,” tegasnya.

Sedangkan untuk penyebab beras bewarna, bau dan berkutu tambahnya, hal ini disebabkan karena selain faktor alam, beras petani Tanjabtim tidak bisa terlalu lama di dalam gudang. “Ini faktor utamanya, tapi insya Allah ini tidak terjadi lagi,” tandas indris. (fni)

ShareTweetSend
Previous Post

Merangin Terus Genjot Angka Kemiskinan

Next Post

Inspektorat Ingatkan Seluruh Pengguna Dana Hibah Dari Pemerintah Daerah

Related Posts

Tamatan Luar Negeri Lebih Hebat?

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

11 Februari 2026
IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

10 Februari 2026
Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

7 Februari 2026
Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

4 Februari 2026
VIRAL Kasus Ijazah Milik Orang Lain di Anggota DPRD Jambi: Warganet Tag Golkar, Nadiem Makarim, Kapolri hingga Jokowi

Amrizal DPRD Jadi Tersangka Kasus Catut Nomor Ijazah, Golkar: Yang Tahu Itu KPU

3 Februari 2026
Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

30 Januari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In