• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Selasa, April 7, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Tenaga Dokter kurang, Tenaga bidan melebihi

Tenaga Dokter kurang, Tenaga bidan melebihi

12 Oktober 2016
in DAERAH

IDA: “Pihak Sekolah Kebidanan Harus Memperhatikan Alumninya Setelah Lulus”

Jambi, AP – Pelayan Kesehatan di kota Jambi terus meningkat, namun tidak berbanding lurus dengan jumlah tenaga dokter dikota Jambi. Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi Dr. Hj. Ida Yuliati mengatakan, saat ini jumlah tenaga medis dokter masih kurang.

Berita Lainnya

Muscab PPP Jambi, Fadhil Arief Minta Jangan Ada Beruk Tunggal dalam Pengurus

Gubernur Jambi Minta ASN Bekerja Maksimal Hadapi Tantangan Global

Fadhil Arief Gelar Halalbihalal Bersama Masyarakat Batang Hari

Seharusnya ia mengatakan, tenaga dokter itu harus ada dua hingga tiga orang disetiap Puskesmas, namun tidak sebanding dengan jumlah Puskesmas sebanyak 20 buah dan  Pustu sebanyak 39 buah.

“Untuk tenaga kesehatan dikota jambi memang sudah memadai, hanya saja untuk tenaga medis dokter masih kurang, seharusnya ada dua sampai tiga dokter disetiap puskesmas, tapi tergantung jumlah penduduknya,” uangkapnya.

Ia mengatakan saat ini jumlah dokter umum hanya ada sekitar 60 orang, sedangkan jumlah puskesmas dan Pustu ada sebanyak 59 buah, yang artinya hanya ada satu dokter disetiap Puskesmas dan Pustu.

Selain itu ida mengatakan untuk tenaga perawat sendiri sudah memadai, hanya saja katanya untuk tenaga bidan sudah melebihi kapasitas yang dibutuhkan.

Ida pun menginformasikan kepada pihak yayasan harus memperhatikan lulusan jurusan kebidan, hal itu jangan sampai setelah diwisuda tidak mendapatkan pekerjaan.

Ia menyarankan kepada pihak yayasan atau pemilik sekolah kebidanan untuk memperbanyak mendirikan klinik kebidan, agar alumni tersebut bisa tersalurkan setelah menamatkan kebidananya.

“Karna kebutuhan tenaga bidan hanya dibutuhkan dipoli KB dan poli kebidanan saja, tidak seperti tenaga perawat, kalo perawat seandainya ada delapan poli, maka perawatnya juga ada delapan, belum lagi untuk perawat jalan dan inaf,” katanya menerangkan. (Bdh)

ShareTweetSend
Previous Post

Dirjen: Kebutuhan Rumah Hunian

Next Post

Salah Gunakan Narkoba, IRT Dibekuk

Related Posts

Muscab PPP Jambi, Fadhil Arief Minta Jangan Ada Beruk Tunggal dalam Pengurus

Muscab PPP Jambi, Fadhil Arief Minta Jangan Ada Beruk Tunggal dalam Pengurus

30 Maret 2026
Gubernur Jambi Minta ASN Bekerja Maksimal Hadapi Tantangan Global

Gubernur Jambi Minta ASN Bekerja Maksimal Hadapi Tantangan Global

30 Maret 2026
Fadhil Arief Gelar Halalbihalal Bersama Masyarakat Batang Hari

Fadhil Arief Gelar Halalbihalal Bersama Masyarakat Batang Hari

22 Maret 2026
Fadhil Arief Temui Al Haris di Lebaran Pertama

Fadhil Arief Temui Al Haris di Lebaran Pertama

21 Maret 2026
Bupati Fadhil Arief Raih Lagi Penghargaan Nasional, Kali Ini Bangun Masyarakat Religius

Bupati Fadhil Arief Raih Lagi Penghargaan Nasional, Kali Ini Bangun Masyarakat Religius

15 Maret 2026
Jalan Simpang Mersam Dilintasi Excavator, Sekarang Rusak 30 Meter, Kadis PUTR Batang Hari Naik Darah

Jalan Simpang Mersam Dilintasi Excavator, Sekarang Rusak 30 Meter, Kadis PUTR Batang Hari Naik Darah

13 Maret 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In