• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Februari 14, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Firli Singgung Anies Baswedan

Anies Baswedan. Foto Net

Firli Singgung Anies Baswedan

24 November 2020
in HEADLINE, NASIONAL

KETUA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri, menyatakan ada tiga cara untuk menangani tindak pidana korupsi.

“Pertama penyelamatan keuangan dan kekayaan negara, kedua menjamin tersampaikannya hak politik dan sosial, ketiga menjamin keselamatan bangsa dan warga negaranya. Ini tiga hal yang harus kita pahami kenapa kita harus melakukan pemberantasan korupsi,” ujar dia, Selasa (24/11).

Berita Lainnya

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

Dalam kesempatan itu, dia mengatakan, tindak pidana korupsi adalah kejahatan yang luar biasa maka juga dibutuhkan penanganan yang luar bisa untuk memberantasnya.

“Kita paham kalau tindak pidana korupsi ini menjadi perhatian kita bersama dan bukan hanya bangsa Indonesia tetapi juga seluruh dunia memberikan perhatian kepada korupsi karena kejahatan ini adalah kejahatan luar biasa maka butuh penanganan luar biasa,” katanya.

Menurut dia, korupsi tidak hanya sekedar merugikan keuangan negara tetapi juga kejahatan yang dapat merasuk pada seluruh sendi kehidupan karena semua aspek kehidupan bisa terdampak akibat korupsi.

Ia menyinggung unggahan foto Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang sedang membaca buku How Democracies Dies. Awalnya dia bercerita soal banyak negara yang gagal mewujudkan tujuan negaranya karena banyak terjadi tindak pidana korupsi.

“Jadi kalau kemarin saya lihat ada di media, Pak Anies membaca How Democracies Dies. Sebelumnya ada bukunya Why Nations Fail. Itu sudah lama saya baca, tahun 2002 sudah baca buku itu. Kalau ada yang baru baca sekarang makanya banyak yang mengkritisi kan, sudah lama buku itu,” kata dia. (Red)

ShareTweetSend
Previous Post

Lima Fraksi Tolak RUU Ketahanan Keluarga

Next Post

Pegawai Honorer Jadi PPPK Diatur Tahun Depan

Related Posts

Tamatan Luar Negeri Lebih Hebat?

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

11 Februari 2026
IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

10 Februari 2026
Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

7 Februari 2026
Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

4 Februari 2026
VIRAL Kasus Ijazah Milik Orang Lain di Anggota DPRD Jambi: Warganet Tag Golkar, Nadiem Makarim, Kapolri hingga Jokowi

Amrizal DPRD Jadi Tersangka Kasus Catut Nomor Ijazah, Golkar: Yang Tahu Itu KPU

3 Februari 2026
Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

30 Januari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In