• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Februari 12, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Rekor Lagi, Corona di Jambi Sudah Segini

128 Anak di Jambi Kehilangan Orang Tua Akibat Corona

8 September 2021
in HEADLINE

JAMBI – Sebanyak 128 anak di Provinsi Jambi tercatat kehilangan orang tua akibat pandemi COVID-19. Kemungkinan angka itu bertambah, karena pendataan masih berlanjut.

Sekretaris Dinas Sosial Kependudukan dan Catatan Sipil Jambi, Fadli mengatakan data itu didapatkan dari seluruh kabupaten dan kota di Jambi.

Berita Lainnya

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

“Ada 128 orang kehilangan orang tua kandung, baik itu ibu kandung, maupun ayah kandung saja yang meninggal dunia,” ujarnya, Rabu (8/9).

Ratusan anak itu, di antaranya 10 orang tinggal di Muaro Jambi, 37 orang di Kota Jambi, 8 orang tinggal di Kota
Sungai Penuh, 5 orang di Kerinci, 6 orang di Batanghari, 16 orang di Tanjung Jabung Barat, 15 orang di Bungo dan 12 orang di Sarolangun.

Pendataan anak ini, kata Fadli, menindaklanjuti instruksi dari Kementerian Sosial RI. Tujuannya untuk menyalurkan bantuan Rp 300.000 per bulan untuk masing-masing anak.

Ia pun mengatakan dinas sosial masih terus melakukan pendataan, termasuk asesmen data kependudukan, dan memastikan orang tuanya meninggal dunia akibat COVID-19.

“Jadi, saat ini kita bersama kabupaten dan kota di Jambi terus mendata orang tua kandung anak meninggal dunia. Bersama tim di lapangan terus memproses data di lapangan,” tuturnya.

Fadli menambahkan pihaknya memiliki balai khusus untuk mengurus anak yang terdampak bencana, termasuk pandemi COVID-19.

“Tentu berdampak pada psikologi anak saat orang tua kandung meninggal. Di balai akan diurus sebaik-baiknya. Sementara terkait sekolah anak, tentu merupakan kewenangan masing-masing pemerintah kabupaten dan kota di Jambi,” katanya.

ShareTweetSend
Previous Post

Pemprov Jambi Akui Sulit Tangani Truk Batu Bara

Next Post

Ajukan Novum, Achmad Harap Kasus Dugaan Penipuan Zen Dibuka Lagi

Related Posts

Tamatan Luar Negeri Lebih Hebat?

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

11 Februari 2026
IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

10 Februari 2026
Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

7 Februari 2026
Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

4 Februari 2026
VIRAL Kasus Ijazah Milik Orang Lain di Anggota DPRD Jambi: Warganet Tag Golkar, Nadiem Makarim, Kapolri hingga Jokowi

Amrizal DPRD Jadi Tersangka Kasus Catut Nomor Ijazah, Golkar: Yang Tahu Itu KPU

3 Februari 2026
Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

30 Januari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In