• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Minggu, Mei 31, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Kakak Beradik Tewas Bersimbah Darah Akibat Duel Maut

Kakak Beradik Tewas Bersimbah Darah Akibat Duel Maut

10 September 2021
in HUKUM & KRIMINAL

BUNGO – Duel maut menggemparkan warga Talang Palembang Lamo, Dusun Rantau Tipu, Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang, Kabupaten Bungo, Kamis (9/9/2021) malam.

Akibatnya, kakak beradik, Fehusi Ndraha (52) dan Totonafo Ndraha (45) tewas bersimbah darah. Warga yang mengetahui dua mayat tersebut, langsung melapor ke Polsek Limbur Lubuk Mengkuang.

Berita Lainnya

Polres Bengkalis Menang Praperadilan Kasus Karhutla Rupat Utara

Mantan Hakim Pengadilan Negeri Polisikan Ketua LAM di Jambi

Hafizi Alatas ke Amrizal: Tak Pantas Tersangka Duduk di DPRD, Mundurlah Secara Jantan Sebelum Dibui Seperti Varial Adhi

Saat ditemukan, kedua mayat masih berada di dalam pondok. Petugas Polsek Limbur Lubuk Mangkuang, bersama Tim Inafis Polres Bungo, langsung melakukan olah TKP.

Kakak beradik yang terlibat duel maut tersebut, diketahui berasal dari Kabupaten Nias, Sumatera Utara. Keduanya merantau untuk bekerja di Kabupaten Bungo. Diduga, keduanya terlibat perkelahian dan saling tikam menggunakan pisau.

Terkait apa pemicu duel maut dua bersaudara tersebut, Kapolres Bungo, AKBP Guntur Saputro mengaku belum dapat menyimpulkannya, karena masih mendalami keterangan para saksi. Penyelidikan kasus ini juga terhambat, karena korban dan pelaku tewas bersama.

Dari cerita sejumlah saksi mata, sebelum peristiwa duel maut berdarah ini, Fehusi Ndraha bersama anaknya, Ododogo Ndraha, melakukan perundingan di TKP bersama kedua adiknya, yakni Totonafo Ndraha, dan Yamonahan Ndraha, serta seorang saksi Tedi Eka Putra.

Dalam pertemuan tersebut, diduga terjadi perdebatan dan salah paham antara Fehusi Ndraha dengan Totonafo Ndraha. Di tengah perdebatan tersebut, Totonafo Ndraha mengambil pisau dapur dan menikam perut Fehusi Ndraha .

Setelah menusuk kakaknya hingga tewas, Totonafo Ndraha mengejar anak kakanya, Ododogo Ndraha. Serangan Totonafo Ndraha berhasil ditangkis Ododogo Ndraha.

Tidak sampai di situ, Totonafo Ndraha juga mengejar adiknya, Yamonahan Ndraha. Beruntung, adik perempuannya dapat menghindar dari tusukan pelaku.

Tak berhenti di situ saja, Totonafo Ndraha juga mengejar serta menusuk salah seorang temannya, Zulkifli. Akibatnya, Zulkifli mengalami luka di bagian tangan saat berupaya menepis serangan mematikan itu.

Zulkifli yang sudah dalam kondisi terluka, mampu merebut pisau yang dibawa Totonafo Ndraha. Keduanya lalu terlibat duel maut. Pisau yang berhasil direbut Zulkifli, lalu dipakai menyerang balik Totonafo Ndraha hingga tewas.

“Kasus pembunuhan ini masih kami selidiki. Baik pelaku maupun korbannya telah meninggal dunia. Sedangkan saksi-saksi masih dalam pemeriksaan intensif,” ujar Guntur Saputro, Jumat (10/9/2021).

Saat ini kedua jenazah korban duel maut itu masih berada di kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Hanafi Bungo.

Sedangkan salah seorang saksi harus menjalani perawatan intensif, karena kondisinya kritis akibat luka tusukan.

ShareTweetSend
Previous Post

Jasa Raharja Jamin Kecelakaan Bupati Merangin

Next Post

Megawati Soekarnoputri Dalam Keadaan Sehat

Related Posts

Kepala Rutan Ditangkap Polisi, Kemenkumham: Masih Praduga Tak Bersalah

Polres Bengkalis Menang Praperadilan Kasus Karhutla Rupat Utara

20 Mei 2026
Mantan Hakim Pengadilan Negeri Polisikan Ketua LAM di Jambi

Mantan Hakim Pengadilan Negeri Polisikan Ketua LAM di Jambi

7 Mei 2026
Hafizi Alatas ke Amrizal: Tak Pantas Tersangka Duduk di DPRD, Mundurlah Secara Jantan Sebelum Dibui Seperti Varial Adhi

Hafizi Alatas ke Amrizal: Tak Pantas Tersangka Duduk di DPRD, Mundurlah Secara Jantan Sebelum Dibui Seperti Varial Adhi

5 Mei 2026
Polisi Tangkap Oknum PNS Telibat Pencurian Nasabah

Polres Batanghari Terima Laporan Dugaan Pencemaran Nama Baik Lewat Facebook dan TikTok

2 Mei 2026
Berharap Hukuman Mati, Ternyata Pembunuh IRT Hanya Dituntut 18 Tahun

Berharap Hukuman Mati, Ternyata Pembunuh IRT Hanya Dituntut 18 Tahun

8 April 2026
Kapolres Sawahlunto Sikat Habis Tambang Liar di Tiga Titik Lokasi

Kapolres Sawahlunto Sikat Habis Tambang Liar di Tiga Titik Lokasi

11 Maret 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In