• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 30, 2025
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Sikap Arogan OJK Bengkulu terhadap Wartawan

Sikap Arogan OJK Bengkulu terhadap Wartawan

30 November 2025
in HUKUM & KRIMINAL

Bengkulu – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Bengkulu menyayangkan tindakan arogan yang dilakukan pengelola grup WhatsApp Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bengkulu yang mengeluarkan sejumlah wartawan dari grup komunikasi resmi lembaga tersebut. Langkah itu dinilai mencederai prinsip transparansi dan kemitraan yang seharusnya dijunjung tinggi oleh lembaga publik.

Insiden terjadi ketika wartawan Garis Keadilan, Ahmad Nasti Nasution, mempertanyakan transparansi kegiatan HUT ke-14 OJK, khususnya terkait laporan jumlah pendonor darah yang diduga tidak sesuai dengan data yang disampaikan PMI. Alih-alih memberikan klarifikasi, pengelola grup justru merespons secara tidak profesional dan kemudian mengeluarkan wartawan tersebut bersama beberapa jurnalis lainnya dari grup.

Berita Lainnya

Niat Mulia Anggota DPRD Pesisir Selatan Berujung Dipolisikan

KemenHAM Undang Komunitas Pahami Nilai Dasar Hak Asasi Manusia

Ketika Prosedur Dilanggar, Negara Hukum Kehilangan Wibawa

Ketua JMSI Bengkulu menegaskan bahwa tindakan ini tidak mencerminkan semangat keterbukaan informasi publik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP).

“Wartawan memiliki hak dan kewajiban untuk meminta klarifikasi demi memastikan informasi yang diterima masyarakat adalah benar. Sikap reaktif dan pengusiran tanpa alasan adalah langkah yang tidak dapat dibenarkan,” tegas Ketua JMSI Bengkulu, Riki Susanto.

JMSI juga menilai, sebagai lembaga negara yang bertugas mengawasi sektor jasa keuangan, OJK seharusnya menjadi contoh dalam berkomunikasi secara terbuka dan menjalin hubungan kemitraan yang sehat dengan media. Tindakan mengeluarkan wartawan hanya karena mengajukan pertanyaan dinilai melemahkan kepercayaan publik terhadap komitmen transparansi OJK.

Melalui pernyataan ini, JMSI Bengkulu meminta OJK Bengkulu untuk memberikan penjelasan resmi kepada publik serta memulihkan hubungan baik dengan insan pers. JMSI juga mendorong OJK melakukan evaluasi internal terhadap pengelolaan komunikasi publik agar kejadian serupa tidak terulang.

“Insiden ini tidak bisa dipandang sederhana, masalah besarnya bukan soal peristiwa kawan-kawan diusir dari group tapi pemahaman semua pihak terhadap posisi wartawan yang merupakan bagian dari pilar demokrasi. Media dan lembaga publik harus membangun hubungan yang saling menghormati demi terwujudnya informasi yang akurat, transparan, dan bermanfaat bagi masyarakat” kata dia.

Lebih lanjut ditegaskan Riki, WhatsApp Group lembaga negara atau komunitas jangan dimaknai sebagai alat untuk mengintervensi kemerdekaan pers. Wadah itu harus menjadi arus informasi timbal balik, bukan sepihak.

“Jangan salah pemahaman group-group Wa lembaga negara atau apa pun itu bukan alat kontrol informasi tapi wadah untuk memudahkan sharing. Jangan yang baik-baik saja direspon sebaliknya kabar yang kurang baik justru disikapi secara arogan” kata Riki **

ShareTweetSend
Previous Post

Ketum JMSI Teguh Santosa Hadiri Gala Dinner dan Kick Off HPN 2026

Next Post

ASN Harus Rendah Hati dan Jaga Silaturahmi dengan Masyarakat

Related Posts

Niat Mulia Anggota DPRD Pesisir Selatan Berujung Dipolisikan

Niat Mulia Anggota DPRD Pesisir Selatan Berujung Dipolisikan

27 November 2025
KemenHAM Undang Komunitas Pahami Nilai Dasar Hak Asasi Manusia

KemenHAM Undang Komunitas Pahami Nilai Dasar Hak Asasi Manusia

23 November 2025
Terpidana Kasus Bimtek DPRD Kota Jambi Ajukan PK

Ketika Prosedur Dilanggar, Negara Hukum Kehilangan Wibawa

22 November 2025
Babak Baru Kasus Korupsi PJU Kerinci, Kajati dan Kajari Dilaporkan ke Jamwas Demi Kepastian Hukum

Babak Baru Kasus Korupsi PJU Kerinci, Kajati dan Kajari Dilaporkan ke Jamwas Demi Kepastian Hukum

9 Oktober 2025
Tim Pertamina Amankan Oknum Anggota Polisi di Pondok Meja Muaro Jambi

Tim Pertamina Amankan Oknum Anggota Polisi di Pondok Meja Muaro Jambi

25 September 2025
HIMSAK Akan Gelar Aksi Lebih Besar Jika Pak Kajati Jambi Tak Ambil Alih Kasus PJU Kerinci

HIMSAK Akan Gelar Aksi Lebih Besar Jika Pak Kajati Jambi Tak Ambil Alih Kasus PJU Kerinci

22 September 2025
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In