• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Jumat, April 17, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Harimau Sumatera Terancam Punah

Ilustrasi harimau

Harimau Sumatera Terancam Punah

31 Juli 2017
in DAERAH

Jambi,  AP – Forum Harimau Kita (FHK) menyebutkan bahwa berbagai ancaman terhadap keberlangsungan spesies harimau sumatera (Panthrea tigris sumtrae) di habitatnya masih tinggi.

Ketua Forum Harimau Kita Munawar Kholis, mengatakan ancaman yang tinggi terhadap harimau sumatera dibuktikan masih ditemukannya ratusan jerat di bentang alam Sumatera.

Berita Lainnya

Gubernur Dorong HKTI Jambi Jadi Lokomotif Gerakan Pangan 

Gubernur Al Haris Hadiri Bedah Buku Babad Alas, karya Autobiografi-Reflektif Wamendagri Bima Arya Sugiarto

Pak Bupati dan Ketua DPRD Muaro Jambi, Tolonglah Warga Kembar Lestari!

“Dalam kurun waktu tiga tahun, tim patroli dari berbagai elemen baik pemerintah maupun non pemerintah, telah menjelajah lebih dari 12.000 km di lima bentang alam Sumatera dan menemukan kurang lebih 800 jerat harimau,” kata dia, Senin (31/07).

Selain itu kata dia, dalam kurun waktu yang sama pula terdapat 48 pemburu dan pedagang harimau ditangkap dan diproses hukum dengan hukuman yang bervariasi. Sementara disisi lain habitat harimau yang tersisa tergerus hilang.

Sementara itu, kajian kesintasan populasi pada bentang alam i Sumatera dengan kondisi saat ini memperlihatkan harimau sumatera yang tersisa hanya lebih kurang 600 ekor, yang diklaim mengalami peningkatan, namun masih dalam tahap analisis untuk memastikan berbagai variabel yang mempengaruhinya.

“Meski ada indikasi peningkatan, kita tidak boleh lengah karena berbagai faktor yang mengancam kepunahan masih terus terjadi,” katanya.

Menurut dia, Indonesia tidak boleh kehilangan lagi subspesies harimau yang terjadi pada 30 tahun yang lalu yang kehilangan Harimau Jawa (Panthera tigris sondaica) dan Harimau Bali (Panthera tigris balica) lebih dahulu punah. “Dengan hanya tersisa satu subspesies yaitu Harimau Sumatera itu sudah saatnya semua pihak memperkuat komitmen untuk melindungi yang tersisa,” katanya. (ant)

 

ShareTweetSend
Previous Post

Perilaku PETI Diminta tidak Merusak Kawasan Hutan Lindung

Next Post

Pemkot Berikan Bantuan 15 Unit Motor Kepada PKH Dikota Jambi

Related Posts

Gubernur Dorong HKTI Jambi Jadi Lokomotif Gerakan Pangan 

Gubernur Dorong HKTI Jambi Jadi Lokomotif Gerakan Pangan 

16 April 2026
Gubernur Al Haris Hadiri Bedah Buku Babad Alas, karya Autobiografi-Reflektif Wamendagri Bima Arya Sugiarto

Gubernur Al Haris Hadiri Bedah Buku Babad Alas, karya Autobiografi-Reflektif Wamendagri Bima Arya Sugiarto

15 April 2026
Pak Bupati dan Ketua DPRD Muaro Jambi, Tolonglah Warga Kembar Lestari!

Pak Bupati dan Ketua DPRD Muaro Jambi, Tolonglah Warga Kembar Lestari!

12 April 2026
Tanggapan Pemkab Soal Kapal 10 GT Tanjabtim

Tanggapan Pemkab Soal Kapal 10 GT Tanjabtim

7 April 2026
Fadhil Arief soal WFH di Batang Hari: Kita Ikuti Instruksi Pusat

Fadhil Arief soal WFH di Batang Hari: Kita Ikuti Instruksi Pusat

3 April 2026
Daftar 18 Pejabat Batang Hari Dilantik Fadhil Arief

Daftar 18 Pejabat Batang Hari Dilantik Fadhil Arief

2 April 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In