• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Mei 1, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Tenaga Dokter kurang, Tenaga bidan melebihi

Tenaga Dokter kurang, Tenaga bidan melebihi

12 Oktober 2016
in DAERAH

IDA: “Pihak Sekolah Kebidanan Harus Memperhatikan Alumninya Setelah Lulus”

Jambi, AP – Pelayan Kesehatan di kota Jambi terus meningkat, namun tidak berbanding lurus dengan jumlah tenaga dokter dikota Jambi. Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi Dr. Hj. Ida Yuliati mengatakan, saat ini jumlah tenaga medis dokter masih kurang.

Berita Lainnya

Alhamdulillah, Kemiskinan di Batang Hari Turun

Salurkan Bantuan Kursi Roda, Bunda Zulva Fadhil Tunjukkan Kepedulian untuk Warga Batang Hari

Sudirman Dilantik Jadi Komisaris Utama Bank Jambi

Seharusnya ia mengatakan, tenaga dokter itu harus ada dua hingga tiga orang disetiap Puskesmas, namun tidak sebanding dengan jumlah Puskesmas sebanyak 20 buah dan  Pustu sebanyak 39 buah.

“Untuk tenaga kesehatan dikota jambi memang sudah memadai, hanya saja untuk tenaga medis dokter masih kurang, seharusnya ada dua sampai tiga dokter disetiap puskesmas, tapi tergantung jumlah penduduknya,” uangkapnya.

Ia mengatakan saat ini jumlah dokter umum hanya ada sekitar 60 orang, sedangkan jumlah puskesmas dan Pustu ada sebanyak 59 buah, yang artinya hanya ada satu dokter disetiap Puskesmas dan Pustu.

Selain itu ida mengatakan untuk tenaga perawat sendiri sudah memadai, hanya saja katanya untuk tenaga bidan sudah melebihi kapasitas yang dibutuhkan.

Ida pun menginformasikan kepada pihak yayasan harus memperhatikan lulusan jurusan kebidan, hal itu jangan sampai setelah diwisuda tidak mendapatkan pekerjaan.

Ia menyarankan kepada pihak yayasan atau pemilik sekolah kebidanan untuk memperbanyak mendirikan klinik kebidan, agar alumni tersebut bisa tersalurkan setelah menamatkan kebidananya.

“Karna kebutuhan tenaga bidan hanya dibutuhkan dipoli KB dan poli kebidanan saja, tidak seperti tenaga perawat, kalo perawat seandainya ada delapan poli, maka perawatnya juga ada delapan, belum lagi untuk perawat jalan dan inaf,” katanya menerangkan. (Bdh)

ShareTweetSend
Previous Post

Dirjen: Kebutuhan Rumah Hunian

Next Post

Salah Gunakan Narkoba, IRT Dibekuk

Related Posts

Aksi Fadhil Arief Berhasil! Batanghari Ketiban ‘Durian Runtuh’ Rp11,8 Miliar dari Wapres

Alhamdulillah, Kemiskinan di Batang Hari Turun

30 April 2026
Salurkan Bantuan Kursi Roda, Bunda Zulva Fadhil Tunjukkan Kepedulian untuk Warga Batang Hari

Salurkan Bantuan Kursi Roda, Bunda Zulva Fadhil Tunjukkan Kepedulian untuk Warga Batang Hari

29 April 2026
Sudirman Dilantik Jadi Komisaris Utama Bank Jambi

Sudirman Dilantik Jadi Komisaris Utama Bank Jambi

28 April 2026
Pemkab Batang Hari Ikuti Asistensi Pusat Terkait Belanja Minimum TA 2026

Pemkab Batang Hari Ikuti Asistensi Pusat Terkait Belanja Minimum TA 2026

28 April 2026
Sekda Sudirman Buka Konsultasi Publik Penyusunan Draf Dokumen RPPEG Kabupaten Tanjung Jabung Timur

Sekda Sudirman Buka Konsultasi Publik Penyusunan Draf Dokumen RPPEG Kabupaten Tanjung Jabung Timur

28 April 2026
Al Haris Siap Tindaklanjuti Masukan DPRD Demi Kemajuan Jambi

Al Haris Siap Tindaklanjuti Masukan DPRD Demi Kemajuan Jambi

27 April 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In