• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Senin, Januari 12, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Nasib Petani Diujung Tanduk Walaupun Jambi Penghasil Karet Terbesar

Nasib Petani Diujung Tanduk Walaupun Jambi Penghasil Karet Terbesar

7 Juni 2020
in HEADLINE
Jambi, AP – Ketua HKTI Provinsi Jambi, H. Usman Ermulan meminta pemerintah meningkatan sosialisasi lebih masif kepada petani tentang bahayanya virus corona dan new normal yang akan diterapkan.

 

Sosialisasi ini merupakan hal penting dalam upaya mencegah penyebaran virus corona. Petani sebagai ujung tombak suatu daerah dan Indonesia dalam menjaga kekuatan sektor pangan agar tercapainya peningkatan produksi hasil pertanian nasional.

 

Berita Lainnya

Eks Presiden HIMSAK ke Polda Sumbar: Kapan Amrizal Anggota DPRD Ditahan Usai Jadi Tersangka?

Usman Ermulan Ucapkan Terima Kasih ke Jaksa Agung Sudah Bangun RS Adhyaksa

Tim Gabungan Selamatkan 3 ABK di Perairan Kuala Pangkal Duri

“70 persen masyarakat Jambi masih menggantungkan kehidupan sebagai petani. Dan, paling banyak merupakan petani dengan usia senja. Kelompok usia muda lebih memiliki daya tahan yang lebih baik dari yang usia lanjut. Bahkan sampai kini mereka tetap berjibaku menghasilkan pangan bagi masyarakat,” kata Usman, Minggu 7 Juni 2020.

 

Selain sosialisasi, Usman yang juga mantan Anggota DPR RI tiga periode di Komisi Keuangan dan Perbankan menyebutkan, petani tengah menagih janji Kementerian PUPR menyiapkan anggaran Rp 100 miliar untuk 12.500 ton membeli karet petani rakyat yang terdampak virus corona, termasuk Jambi. Karet yang dibeli itu bakal dijadikan bahan campuran aspal.

 

“Petani sangat menanti itu. Karena selama ini pemerintah dinilai bersikap abai untuk mengubah nasib petani di negeri ini. Dari tahun ke tahun kehidupan petani tak banyak berubah,” kata Usman.

 

Usman dikenal paling getol menyuarakan nasib petani, sering kali tampil memberikan masukan kepada pemerintah, terlebih lagi kepada pemerintah daerah dan pusat. Selain campuran aspal, menurut Usman, sejatinya pemerintah bisa mendirikan industri hilir karet sebagai langkah strategis untuk menyerap karet rakyat semaksimal mungkin, agar harganya bisa terdongkrak naik.

 

“Supaya lebih banyak produk dalam negeri dari bahan baku karet. Pemerintah tak terpaku kepada pabrik crumb rubber dan pasar global,” kata Usman.

 

Bupati Tanjab Barat periode 2001-2006 dan 2011-2016 ini menambahkan, biang dari jatuhnya harga yang diterima petani selama ini dipengaruhi rantai pasar yang sangat panjang. Bahkan ia menyebutkan, selisih harga mencapai 160 persen dari harga yang ditetapkan oleh pemerintah berdasarkan karet kering atau KK 100 persen. Rata-rata harga yang diterima petani berkisar Rp3.500 sampai Rp4.000 perkilogram.

 

“Kalau tidak percaya silahkan turun ke lapangan. Sungguh miris penduduk miskin mayoritasnya adalah petani. Indonesia memiliki jumlah produksi mencapai 2,175 juta metrik ton dengan luas mencapai 3,5 juta hektare. Terbanyak ada di Pulau Sumatera termasuk Jambi, tapi konsumsi untuk dalam negerinya sangat jauh,” kata Usman.

 

Zaza (40), petani di Kecamatan Bajubang Kabupaten Batanghari, Jambi mengeluhkan kondisi ini membuat petani lesu karena kekurangan pendapatan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Ditambah hujan dan wabah virus corona yang terjadi sekarang. Sedangkan kebutuhan keluarga makin harus tetap jalan. Sampai kapan kami bisa bertahan dari hasil karet yang rendah ini,” kata Zaza.

Zaza mengaku dalam satu hari kebun miliknya mampu menghasilkan getah karet rata-rata sepuluh kg. Jika dijual bisa menghasilkan uang Rp50 ribu. Itu belum termasuk biaya perawatan.

Menurut petani lainnya, Rosni (45) sebagian besar penduduk kecamatan Bajubang mengandalkan hidup dari bertani karet.

“Meskipun hasil dari menderes karet memang lumayan, tapi ketika dijual hasilnya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga,” kata Rosni.

Di Kecamatan Pauh Kabupaten Sarolangun, Zakaria, petani dengan berat hati merelakan getah karetnya dibeli sesuai harga yang ditentukan pembeli Rp2.500 perkilonya. Jauh dibandingkan dengan harga pangan.

“Lebaran tahun ini saja, kami tidak dapat membeli baju baru untuk anak-anak. Jangankan itu, untuk membayar zakat fitrah payah. Ampun dengan kondisi ekonomi sekarang, kami rakyat miskin menjerit,” kata Zakaria. (Deni)

ShareTweetSend
Previous Post

Sejak Hantu Corona Aktivitas Anak Bermain Game Berkurang

Next Post

Gubernur Beri Bantuan Untuk Rapid Test Wartawan, Ketua PWI Ucapkan Terima Kasih

Related Posts

Eks Presiden HIMSAK ke Polda Sumbar: Kapan Amrizal Anggota DPRD Ditahan Usai Jadi Tersangka?

Eks Presiden HIMSAK ke Polda Sumbar: Kapan Amrizal Anggota DPRD Ditahan Usai Jadi Tersangka?

11 Januari 2026
Usman Ermulan Ucapkan Terima Kasih ke Jaksa Agung Sudah Bangun RS Adhyaksa

Usman Ermulan Ucapkan Terima Kasih ke Jaksa Agung Sudah Bangun RS Adhyaksa

9 Januari 2026
Tim Gabungan Selamatkan 3 ABK di Perairan Kuala Pangkal Duri

Tim Gabungan Selamatkan 3 ABK di Perairan Kuala Pangkal Duri

8 Januari 2026
Jelang Putusan Sengketa Informasi Islamic Center, Kadis PUTR Batang Hari: Kami Terbuka dan Tak Menolak Kritik

Jelang Putusan Sengketa Informasi Islamic Center, Kadis PUTR Batang Hari: Kami Terbuka dan Tak Menolak Kritik

7 Januari 2026
Deretan Kasus 3 Anggota DPRD Partai Golkar di Jambi Sepanjang 2025, 2 Orang Sudah Berstatus Tersangka

Deretan Kasus 3 Anggota DPRD Partai Golkar di Jambi Sepanjang 2025, 2 Orang Sudah Berstatus Tersangka

6 Januari 2026
Meski Menyandang Tersangka, Amrizal Anggota DPRD Provinsi Jambi Masih Tetap Percaya Diri Hadir Paripurna HUT Jambi

Meski Menyandang Tersangka, Amrizal Anggota DPRD Provinsi Jambi Masih Tetap Percaya Diri Hadir Paripurna HUT Jambi

6 Januari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In