• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Selasa, Januari 20, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Polisi mengamankan massa aksi.

Polisi mengamankan massa aksi.

Polisi Kejar dan Nunjuk Jurnalis Jambi: Awas Kau Ngambil Video

20 Oktober 2020
in HEADLINE, HUKUM & KRIMINAL

JAMBI, AP – Aksi massa yang menolak undang-undang cipta kerja ricuh di Jambi. Satu motor polisi dibakar pengunjuk rasa pada selasa (20/10). Ratusan massa dari berbagai elemen mahasiswa tersebut menggelar aksi sejak jam 11 siang sampai jam 7.30 malam. Sejumlah polisi dan massa dikabarkan mengalami cidera akibat kerusuhan di hari itu.

Dibalik itu, sejumlah jurnalis dari berbagai media mendapat intimidasi dari oknum aparat saat meliput demonstrasi.  Jurnalis mendapatkan intimidasi hingga pelarangan peliputan saat  hingga ke kawasan taman anggrek.

Berita Lainnya

Perlindungan Terhadap Guru, Pak Prabowo Perlu Bentuk Dewan Khusus Guru

Pasar Ekspor Jambi Terancam Dikuasai Provinsi-provinsi Tetangga Jika Mengandalkan Pelabuhan Talang Duku

Hidup Terasa Mulia Dimulai dari Hormati Guru

“Tadi ada polisi yang ngancam dan hampir ngerampas handycam kami,” kata Karlina, seorang wartawan perempuan.

Kata dia, meski sudah menjawab bahwa dirinya adalah jurnalis. Polisi tetap memaksanya untuk tidak mengambil video.

“Dia ngejar, kami langsung lari ke arah kawan wartawan lainnya. Nunjuk bilang awas kau ngambil video-video lagi,” kata dia.

Bukan hanya dia, temannya bernama Fizil juga mendapatkan tindakan yang sama, dilarang mengambil gambar saat motor polisi yang dibakar massa. Bahkan jurnalis tersebut sempat dipukul polisi. Hingga berita ini dimuat belum ada pernyataan dari Kepolisian Daerah Jambi.

Dalam aksi itu para orator dari berbagai kampus bergiliran menyuarakan ketidakpuasaan atas kinerja pemerintah dan DPR. Dalam orasinya, saat ini pejabat yang notabene adalah wakil rakyat justru tidak mendengar suara rakyat yang saat ini disuarakan. Aksi ini skaligus bertepatan satu tahun periode kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Aksi ini diawali berjalan kaki dari Kampus Unja menuju Gedung DPRD Provinsi Jambi, demonstran membakar ban bekas serta aksi teater drama di persimpangan empat di depan Bank Indonesia. Asap hitam tampak membubung tinggi. Aksi bakar ban sebagai simbol bahwa aksi mahasiswa tidak akan pernah padam meski kerap digencat pemerintah dan aparat.

Tiba di halaman Gedung DPRD Provinsi Jambi, massa menyerukan penolakan terhadap Undang-undang Cipta Kerja. Kordinator lapangan dalam aksi tersebut, Arby Tya Afrilianif Surahman dan Nanda Herlambang.

Gerakan mengatasnamakan Rakyat Jambi Berdaulat gabungan BEM Se-Kota Jambi. Itu terlibat saling dorong beberapa kali hingga bentrok pun tak terelakkan antara mahasiswa dan pihak keamanan. Polisi pun memukul mundur massa dengan tembakan gas air mata ke arah massa. Saat reda massa kembali merangsek maju tapi kembali mundur saat kembali terdengar ledakan gas air mata. Mereka bertahan diluar pagar Gedung DPRD untuk tetap masuk ke dalam Gedung DPRD. (Red)

 

 

 

ShareTweetSend
Previous Post

Demo Tolak Omnibus Law di Jambi Rusuh ‘Hadiah’ 1 Tahun Jokowi-Ma’ruf

Next Post

Polda Jambi Amankan 28 Massa yang Mengarah Anarkis

Related Posts

Perlindungan Terhadap Guru, Pak Prabowo Perlu Bentuk Dewan Khusus Guru

Perlindungan Terhadap Guru, Pak Prabowo Perlu Bentuk Dewan Khusus Guru

18 Januari 2026
Pasar Ekspor Jambi Terancam Dikuasai Provinsi-provinsi Tetangga Jika Mengandalkan Pelabuhan Talang Duku

Pasar Ekspor Jambi Terancam Dikuasai Provinsi-provinsi Tetangga Jika Mengandalkan Pelabuhan Talang Duku

18 Januari 2026
Hidup Terasa Mulia Dimulai dari Hormati Guru

Hidup Terasa Mulia Dimulai dari Hormati Guru

16 Januari 2026
Bea Cukai Dibekukan Soeharto, Mungkinkah Terulang di Era Prabowo, Anggota Pansus DPR RI Ungkap Kisah Perjuangan Soehardjo

Bea Cukai Dibekukan Soeharto, Mungkinkah Terulang di Era Prabowo, Anggota Pansus DPR RI Ungkap Kisah Perjuangan Soehardjo

14 Januari 2026
Amrizal Tersangka Pencatut Nomor Ijazah Perwira Intel Kodam Dibidik Kasus Korupsi PJU

Amrizal Tersangka Pencatut Nomor Ijazah Perwira Intel Kodam Dibidik Kasus Korupsi PJU

13 Januari 2026
Korupsi PJU Kerinci Terungkap di Sidang, Banyak Pihak Terima dan Kembalikan Uang

Korupsi PJU Kerinci Terungkap di Sidang, Banyak Pihak Terima dan Kembalikan Uang

13 Januari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In