• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Senin, Januari 19, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Petugas mendorong troli berisi tumpukan uang rupiah di Cash Center Bank Mandiri, Jakarta.

Petugas mendorong troli berisi tumpukan uang rupiah di Cash Center Bank Mandiri, Jakarta.

Jurus-jurus BI Memulihkan Ekonomi 2021

22 Desember 2020
in EKONOMI, HEADLINE

BANK Indonesia (BI) menyiapkan jurus yang akan ditempuh untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional (PEN) 2021 melalui lima kebijakan moneter bersinergi dengan pemerintah dan otoritas terkait.

“Seluruh instrumen kebijakan kami berikan untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional dengan menjaga stabilitas makro ekonomi dan sistem keuangan,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam Outlook Perekonomian Indonesia 2021 di Jakarta, Selasa (22/12).

Berita Lainnya

Perlindungan Terhadap Guru, Pak Prabowo Perlu Bentuk Dewan Khusus Guru

Pasar Ekspor Jambi Terancam Dikuasai Provinsi-provinsi Tetangga Jika Mengandalkan Pelabuhan Talang Duku

Hidup Terasa Mulia Dimulai dari Hormati Guru

Gubernur BI merinci lima kebijakan itu yakni melanjutkan stimulus moneter dengan terus menempuh kebijakan suku bunga rendah dan likuiditas longgar. Kebijakan itu, lanjut dia, akan dilakukan sampai ada tanda tekanan inflasi meningkat.

Sebelumnya, bank sentral ini sudah menurunkan suku bunga acuan mencapai 3,75 persen yang dinilai terendah sepanjang sejarah.

BI juga sudah melonggarkan likuiditas melalui injeksi likuiditas ke perbankan mencapai Rp649,9 triliun atau 4,49 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Likuiditas yang longgar itu diharapkan mendukung pemulihan ekonomi dengan tetap menjaga stabilitas nilai rupiah yang berpotensi menguat karena masih under value serta defisit transaksi berjalan dan inflasi rendah, imbal hasil menarik dan premi risiko membaik.

Kebijakan kedua, lanjut dia, kebijakan makroprudensial akomodatif untuk mendukung kredit dan pembiayaan yakni terkait pembiayaan ekonomi seperti sebelumnya BI melonggarkan uang muka kredit.

Kebijakan ketiga yakni berpartisipasi dalam pembiayaan APBN 2021 melalui pembelian surat berharga negara (SBN) sesuai mekanisme pasar yang masih berlangsung 2021-2022.

“Dalam hal pasar tidak bisa menyerap, BI akan standby untuk membeli SBN dari pasar perdana,” katanya.

Jurus keempat, kata dia, yakni dengan mendukung pembiayaan pembangunan dari sektor keuangan agar pembiayaan jangka panjang diperluas dan BI mendukung melalui cetak biru pengembangan pasar uang.

Dukungan kebijakan kelima yakni mendukung ekonomi keuangan digital termasuk untuk UMKM dan ritel melalui digitalisasi sistem pembayaran.

Tahun ini, sebanyak 5,2 juta UMKM sudah terdaftar nasional dan ditargetkan sebanyak 12 juta UMKM bisa tersambung dengan platform digital serta BI sedang membangun transaksi ritel UMKM secara digital yakni BI fast.

“Kami juga dalam proses menyambungkan berbagai layanan sistem pembayaran dari digital banking dan fintech melalui interlink antara kedua layanan sehingga konsumen bisa memilih paling kompetitif,” katanya. (Red)

ShareTweetSend
Previous Post

Densus 88 Tangkap 228 Teroris Selama 2020

Next Post

Waduh, Djoko Tjandra Minta Divonis Bebas

Related Posts

Perlindungan Terhadap Guru, Pak Prabowo Perlu Bentuk Dewan Khusus Guru

Perlindungan Terhadap Guru, Pak Prabowo Perlu Bentuk Dewan Khusus Guru

18 Januari 2026
Pasar Ekspor Jambi Terancam Dikuasai Provinsi-provinsi Tetangga Jika Mengandalkan Pelabuhan Talang Duku

Pasar Ekspor Jambi Terancam Dikuasai Provinsi-provinsi Tetangga Jika Mengandalkan Pelabuhan Talang Duku

18 Januari 2026
Hidup Terasa Mulia Dimulai dari Hormati Guru

Hidup Terasa Mulia Dimulai dari Hormati Guru

16 Januari 2026
Bea Cukai Dibekukan Soeharto, Mungkinkah Terulang di Era Prabowo, Anggota Pansus DPR RI Ungkap Kisah Perjuangan Soehardjo

Bea Cukai Dibekukan Soeharto, Mungkinkah Terulang di Era Prabowo, Anggota Pansus DPR RI Ungkap Kisah Perjuangan Soehardjo

14 Januari 2026
Amrizal Tersangka Pencatut Nomor Ijazah Perwira Intel Kodam Dibidik Kasus Korupsi PJU

Amrizal Tersangka Pencatut Nomor Ijazah Perwira Intel Kodam Dibidik Kasus Korupsi PJU

13 Januari 2026
Eks Presiden HIMSAK ke Polda Sumbar: Kapan Amrizal Anggota DPRD Ditahan Usai Jadi Tersangka?

Eks Presiden HIMSAK ke Polda Sumbar: Kapan Amrizal Anggota DPRD Ditahan Usai Jadi Tersangka?

11 Januari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In