• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Jumat, April 17, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Rizal Ramli Juluki Muhammad Lutfi Pejabat Njeplak

Rizal Ramli Juluki Muhammad Lutfi Pejabat Njeplak

13 Maret 2022
in HEADLINE, NASIONAL

EKS Menko Kemaritiman 2015-2016 Rizal Ramli menyebut Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi sebagai pejabat yang asal njeplak. Pasalnya kata Rizal, banyak pernyataannya Lutfi yang dia anggap sebagai lelucon tidak lucu.

Pernyataan pertama mengenai mahal dan langkanya kedelai di Indonesia yang terjadi karena ada 5 miliar babi di China mengkonsumsi kedelai.

Berita Lainnya

Nasib PNS Pemprov Jambi Sedang Tidak Baik-baik Saja, Tolonglah Cairkan TPP Mereka, Sudah 3 Bulan Loh

Kasus Amrizal Anggota DPRD Provinsi Jambi, Penyidik Polda Sumbar Lengkapi Petunjuk Jaksa

Fraksi PKB Desak Pak Al Haris Evaluasi Total Direksi dan Komisaris Bank Jambi

Diketahui, usai meninjau pasokan minyak goreng di Makassar pada Kamis (17/2) lalu,Lufi memang pernah menyatakan kenaikan harga kedelai yang terjadi belakangan ini salah satunya memang dipicu restrukturisasi peternakan hewan di China yang mendapatkan 5 miliar ekor babi.

Restrukturisasi itu memicu kenaikan permintaan kedelai untuk bahan pangan babi. Akibat kenaikan permintaan itu, harga kedelai ikut naik dan berdampak ke Indonesia, termasuk perajin tahu dan kedelai.

“Memang lelucon yang tidak lucu, menteri perdagangan ini saya pernah sebut sebagai menteri asal njeplak. Misalkan dia katakan kita kesulitan kedelai, karena ada babi 5 miliar di China makan kedelai, padahal babi di China 402 juta. Kedua, babi itu makan ampas kedelai,” kata Rizal Ramli, Minggu (13/03).

Pernyataan kedua soal kelangkaan minyak goreng karena banyak ditimbun oleh masyarakat. Pria yang juga pernah menjabat sebagai Menko Ekuin di zaman Gus Dur itu menerangkan, statemen Muhammad Lutfi menyakiti masyarakat Indonesia.

Operasi pasar minyak goreng juga dianggapnya hanya sebagai pencitraan pejabat pemerintah. Sedangkan masalah sebenarnya; ketesediaan minyak goreng di pasaran dengan harga murah, justru ia anggap tidak diselesaikan.

“Rakyat kita mayoritas pendapatannya itu kan harian, enggak mungkin dia bisa nimbun banyak banget,” terangnya.

Rizal Ramli menyebut dia pernah mengalami permasalahan yang sama saat duduk di pemerintahan. Saat itu, harga harga minyak goreng naik mencapai 100 persen.

Saat itu, dia mengumpulkan pemilik kebun sawit dan produsen minyak goreng. Dia meminta para pengusaha bisa segera menurunkan harga dan menyediakan minyak goreng di pasaran.

Karena Indonesia merupakan produsen Crude Palm Oil (CPO) terbesar di dunia. Sehingga tidak lazim jika kesulitan dan minyak goreng harganya mahal.

“Pengusaha dalam negeri ingin keuntungan besar. Dia ambil jatah dalam negeri, dia ekspor. Saya sederhana aja waktu itu, kalau tidak turun dalam waktu satu bulan minyak goreng, periksa semua pajaknya, tiga minggu turun tuh,” jelasnya.

ShareTweetSend
Previous Post

Agus Herianto Bakal Periksa Kepsek SMAN 3 Muaro Jambi

Next Post

Pemprov Jambi Terus Lestarikan Sungai Batanghari

Related Posts

Nasib PNS Pemprov Jambi Sedang Tidak Baik-baik Saja, Tolonglah Cairkan TPP Mereka, Sudah 3 Bulan Loh

Nasib PNS Pemprov Jambi Sedang Tidak Baik-baik Saja, Tolonglah Cairkan TPP Mereka, Sudah 3 Bulan Loh

16 April 2026
Keberadaan Amrizal Pasca Mengabaikan Panggilan Kedua Polda Jambi

Kasus Amrizal Anggota DPRD Provinsi Jambi, Penyidik Polda Sumbar Lengkapi Petunjuk Jaksa

14 April 2026
Fraksi PKB Desak Pak Al Haris Evaluasi Total Direksi dan Komisaris Bank Jambi

Fraksi PKB Desak Pak Al Haris Evaluasi Total Direksi dan Komisaris Bank Jambi

7 April 2026
Gubernur Al Haris Hadiri Entry Meeting BPK RI, Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan Daerah

Gubernur Al Haris Hadiri Entry Meeting BPK RI, Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan Daerah

3 April 2026
Kata Profesor Rizal Djalil Mantan Ketua BPK RI, Balada Bank Jambi: Bank “Tidak Baik-Baik Saja”

Kata Profesor Rizal Djalil Mantan Ketua BPK RI, Balada Bank Jambi: Bank “Tidak Baik-Baik Saja”

2 April 2026
Kekhawatiran Ketum PPP Mardiono Jika Fadhil Arief VS Hurmin Akhirnya Terjawab, Justru Jadi Model Harapan Daerah Lain

Kekhawatiran Ketum PPP Mardiono Jika Fadhil Arief VS Hurmin Akhirnya Terjawab, Justru Jadi Model Harapan Daerah Lain

31 Maret 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In