• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Mei 16, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Musim Kemarau Ancam Pertumbuhan Padi

Musim Kemarau Ancam Pertumbuhan Padi

1 Februari 2018
in HEADLINE

Kualatungkal, AP – Musim kemarau yang terjadi sejak sebulan terakhir menimbulkan kekhawatiran bagi petani. Pasalnya, dengan minimnya air dapat menghambat pertumbuhan padi. Parahnya lagi apabila kondisi kemarau berkepanjangan bisa menyebabkan bibit padi yang ditanam petani mati.

Najmi Kades Kuala Indah Kecamatan Kuala Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) ketika dikonfirmasi mengatakan, cetak sawah dari Pemerintah dengan luas lahan 50 Hektar di Desanya, 15 Hektar sudah ditanami padi. Namun dengan kondisi musim kemarau pihaknya khawatir menghambat pertumbuhan padi.

Berita Lainnya

4 Pendekar Silat UM Jambi Tempur di The 1st Muhammadiyah Games 2026, Rektor Janjikan Bonus

Viral Al Haris Minta Rp400 Juta, Elas Anra Dermawan Sebut Sudah Damai Secara Kekeluargaan dan Tidak Ada Kaitan

Sesama Tersangka Sejak Desember, Varial Dibui Polda Jambi, Amrizal Ditangani Polda Sumbar Masih Duduk Empuk, Tokoh Kerinci: Jangan Pilih Kasih

“Cuaca kemarau sangat berpengaruh karena kondisi air sangat dibutuhkan. Padi ini kalau kering mati. Jadi sangat berpengaruh dengan musim,” ungkap Najmi, Kamis (01/02).

“Kemarin waktu cetak sawah masih ada air. Tapi sebulan belakangan tidak air. Jadi padi agak lambat tumbuhnya dan bisa mati bila musim kemarau ini berkepanjangan,” timpanya.

Disinggung adakah pompa air untuk memenuhi Kebutuhan air dilahan pertanian yang ditanam, Najmi mengatakan, kalau untuk Pompa air tidak ada. Hanya saja secara swadaya mereka membuat irigasi guna memenuhi kebutuhan air dilahan pertanian.

” Pompa air tidak ada. Hanya saja kemarin ada saluran irigasi dibuat. Kalau air pasang air tersebut bisa masuk,” terangnya.

Ia juga mengatakan apabila musim kemarau ini terus berlanjut, pihaknya akan berkoordinasi dengan petani di Desa Kuala Indah, apakah nanti mengadakan pompa air atau menambah irigasi guna mengalirkan air ke sawah.

“Dalam satu hamparan itu ada 40 petani. Solusi dari petani sementara ini, kalau kemarau berkepanjangan kita akan bicarakan dengan petani bagaimana nanti mengadakan pompa air atau nambah irigasi untuk mengaliri lahan yang ditanam Varietas unggulan yang satu tahun 2 kali panen,” tukasnya.

Hal serupa juga dikatakan Ali Sadikin Kades Makmur Jaya Kecamatan Betara, Tanjabbar. Saat ini di Desa mereka juga memasuki musim tanam. Dari luas laham kurang lebih 90 hektar, yang sudah ditanami padi sudah ada 15 hektar.

“Kalau sementara ini masih aman. Tapi entahlah kalau kedepan jika musim kemarau berkepanjangan,” ungkap Ali.

Karena berkaca pada tahun 2013 Silam pernah sebulan lebih tidak hujan. Dan dampaknya padi menjadi kekeringan.

“Lahan di sini pasang surut. Jadi air masih bisa masuk. Karena tak terlalu tinggi jadi masih lembab,” sebutnya.

Untuk usia tanaman saat ini terang Ali, itu bervariasi. Mulai dari usia tanam seminggu hingga sebulan. Dengan waktu panen sekitar 5 bulan kedepan. Pada bulan mei atau juni.

“Sejak fuso terakhir tahun 2013 hingga kini tidak ada lagi. Karena pada saat itu sebulan lebih tidak hujan. Kalau tidak ada halangan dengan bibit unggul lokal ini diperkirakan pada bulan mei atau juni masuk musim panen,” tandasnya.(her)

ShareTweetSend
Previous Post

Kepesertaan Alkon MOP di Batanghari Meningkat

Next Post

Partai Gerindra Intai Kursi Pimpinan Dewan

Related Posts

4 Pendekar Silat UM Jambi Tempur di The 1st Muhammadiyah Games 2026, Rektor Janjikan Bonus

4 Pendekar Silat UM Jambi Tempur di The 1st Muhammadiyah Games 2026, Rektor Janjikan Bonus

12 Mei 2026
Gubernur Al Haris: Kita Ingin Sepakbola Jambi di Tingkat Nasional

Viral Al Haris Minta Rp400 Juta, Elas Anra Dermawan Sebut Sudah Damai Secara Kekeluargaan dan Tidak Ada Kaitan

10 Mei 2026
Sesama Tersangka Sejak Desember, Varial Dibui Polda Jambi, Amrizal Ditangani Polda Sumbar Masih Duduk Empuk, Tokoh Kerinci: Jangan Pilih Kasih

Sesama Tersangka Sejak Desember, Varial Dibui Polda Jambi, Amrizal Ditangani Polda Sumbar Masih Duduk Empuk, Tokoh Kerinci: Jangan Pilih Kasih

9 Mei 2026
Kasus Injak-injak Dunia Pendidikan Jadi Tersangka, Varial Adhi Dibui, Amrizal Masih Ngantor di DPRD

Kasus Injak-injak Dunia Pendidikan Jadi Tersangka, Varial Adhi Dibui, Amrizal Masih Ngantor di DPRD

5 Mei 2026
Jejak Fadhil Arief Bangkitkan Batang Hari, Dari Lesu ke Bernyawa

Jejak Fadhil Arief Bangkitkan Batang Hari, Dari Lesu ke Bernyawa

1 Mei 2026
Ketua IKAL Lemhannas RI Jambi Ucapkan Selamat atas Pelantikan Dudung Abdurachman sebagai Kepala Kantor Staf Presiden

Ketua IKAL Lemhannas RI Jambi Ucapkan Selamat atas Pelantikan Dudung Abdurachman sebagai Kepala Kantor Staf Presiden

28 April 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In