• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Mei 30, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Percepatan Uji Swab Corona di Jambi, Lab PCR Segera Dioperasikan

Ilustrasi/net

Bayi Meninggal PDP Ternyata Positif, Petugas Telusuri Sumber Penularan

10 Mei 2020
in HEADLINE

Sumsel, AP – Balita laki-laki berusia dua tahun asal Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan meninggal dunia dengan COVID-19 dan menjadi kasus meninggal kesembilan di wilayah tersebut.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Sumsel, Yusri mengatakan balita yang tercatat sebagai kasus 276 di Sumsel itu telah lebih dulu meninggal dunia pada 4 Mei dan baru dinyatakan positif pada hari Sabtu kemarin (9/5).

Berita Lainnya

Tasyakuran Aqiqah Cucu Kembar Usman Ermulan Dihadiri Para Tokoh, Hazrin Nurdin hingga Ketua DPRD

4 Pendekar Silat UM Jambi Tempur di The 1st Muhammadiyah Games 2026, Rektor Janjikan Bonus

Viral Al Haris Minta Rp400 Juta, Elas Anra Dermawan Sebut Sudah Damai Secara Kekeluargaan dan Tidak Ada Kaitan

“Hasil swab-nya baru ke luar kemarin, jadi baru hari ini (sabtu) diumumkan,” ujar Yusri.

Balita asal Kecamatan Sungai Pinang Kabupaten Ogan Ilir tersebut meninggal dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Rumah Sakit Umum Pusat Muhammad Hoesin pada 4 Mei dan dimakamkan dengan protokol keamanan COVID-19.

Sebelum meninggal korban didiagnosis terdapat cairan pada paru-parunya. Menurut Yusri keluarga si balita akan diambil swab-nya pada Senin (11/5) untuk mengetahui probabilitas penularannya karena status penularan balita tersebut lokal, meski demikian pihaknya masih akan menelusuri sumber tertularnya balita.

Di Kabupaten Ogan Ilir sendiri sudah ditemukan delapan kasus positif COVID-19 dengan dominasi penularan lokal, namun satu kasus (kasus 99 – bayi perempuan usia empat bulan) sudah dinyatakan sembuh.

Sementara dengan meninggalnya balita tersebut, Yusri semakin menegaskan bahwa penularan COVID-19 tidak mengenal batas usia maupun jenis kelamin, selama imunitas tubuh seseorang rendah maka rentan terinfeksi, bahkan kondisinya akan semakin berat jika memiliki penyakit bawaan..

“Maka dari itu kami imbau masyarakat agar gunakan masker baik di luar rumah ataupun di dalam rumah, apalagi jika di dalam rumah itu ada bayi dan manula yang imunitas tubuhnya rendah,” tegas Yusri.

Kasus meninggal di Sumsel per 9 Mei menjadi sembilan orang, tersebar di Kota Palembang (dua orang), serta Prabumulih, Banyuasin, OKU Timur, OKI, Musi Rawas, Ogan Ilir dan Muara Enim masing-masing satu orang.

“Berdasarkan data harian Sumsel per 9 Mei, kasus sembuh masih lebih tinggi yakni 49 orang dari 278 kasus positif, dan kasus meninggal diharapkan tidak bertambah lagi,” kata dia. (Red)

ShareTweetSend
Previous Post

Harga Karet - Sawit Anjlok, Pemerintah Lupakan Petani

Next Post

Moeldoko Dukung Program Donasi Bibit Pertanian

Related Posts

Tasyakuran Aqiqah Cucu Kembar Usman Ermulan Dihadiri Para Tokoh, Hazrin Nurdin hingga Ketua DPRD

Tasyakuran Aqiqah Cucu Kembar Usman Ermulan Dihadiri Para Tokoh, Hazrin Nurdin hingga Ketua DPRD

17 Mei 2026
4 Pendekar Silat UM Jambi Tempur di The 1st Muhammadiyah Games 2026, Rektor Janjikan Bonus

4 Pendekar Silat UM Jambi Tempur di The 1st Muhammadiyah Games 2026, Rektor Janjikan Bonus

12 Mei 2026
Gubernur Al Haris: Kita Ingin Sepakbola Jambi di Tingkat Nasional

Viral Al Haris Minta Rp400 Juta, Elas Anra Dermawan Sebut Sudah Damai Secara Kekeluargaan dan Tidak Ada Kaitan

10 Mei 2026
Sesama Tersangka Sejak Desember, Varial Dibui Polda Jambi, Amrizal Ditangani Polda Sumbar Masih Duduk Empuk, Tokoh Kerinci: Jangan Pilih Kasih

Sesama Tersangka Sejak Desember, Varial Dibui Polda Jambi, Amrizal Ditangani Polda Sumbar Masih Duduk Empuk, Tokoh Kerinci: Jangan Pilih Kasih

9 Mei 2026
Kasus Injak-injak Dunia Pendidikan Jadi Tersangka, Varial Adhi Dibui, Amrizal Masih Ngantor di DPRD

Kasus Injak-injak Dunia Pendidikan Jadi Tersangka, Varial Adhi Dibui, Amrizal Masih Ngantor di DPRD

5 Mei 2026
Jejak Fadhil Arief Bangkitkan Batang Hari, Dari Lesu ke Bernyawa

Jejak Fadhil Arief Bangkitkan Batang Hari, Dari Lesu ke Bernyawa

1 Mei 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In