• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Minggu, Agustus 31, 2025
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Anak Buah Fasha, Tersangka Korupsi Hilang dari Rumah Saat Akan Ditangkap

Subhi

Subhi Bekas Pejabat Kota Jambi Terbukti Korupsi

21 Januari 2022
in HEADLINE

JAMBI – Hakim Pengadilan Tipikor Jambi, menghukum Kepala BPPRD Kota Jambi tahun 2017 hingga 2021, Subhi, 4 tahun 5 bulan penjara. Putusan dibacakan Hakim Ketua, Yandri Roni, Kamis (20/6).

“Mengadili, menyatakan terdakwa Subhi terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara berlanjut sebagaimana dakwaan pertama,” kata Hakim Yandri Roni, dikonfirmasi Jumat (21/1)

Berita Lainnya

Hesti Haris Serahkan 50 Unit Bantuan Bedah Rumah di Kota Jambi

Ketua IKAL-Lemhannas Dukung Rencana Al Haris, Sentil Kepala BPJN Berfikir Maju Sedikit

Tiap Minggu Disbun Cuma Sibuk Tetapkan Harga TBS, IKAL-Lemhannas: Apalah Cukupnya

Dalam pertimbangan majelis, hal yang memberatkan terdakwa adalah tidak mendukung program pemerintah dalam upaya memberantas tindak pidana korupsi.

Sementara, status terdakwa yang tidak pernah dipidana serta merupakan tulang punggung ekonomi keluarga, menjadi pertimbangan meringankan.
Subhi, divonis dengan Pasal 12 huruf e, UU RI nomor 31 tahun 1999, tentang Tindak Pidana Korupsi.

“Menjatuhkan pidana oleh karena itu kepada terdakwa Subhi, dengan pidana penjara 4 tahun 5 bulan,” kata hakim.

Selain hukuman penjara, Subhi juga dibebankan membayar denda sebesar Rp 200 juta subsider 1 bulan penjara apabila tidak dibayarkan dalam waktu 1 bulan setelah putusan dinyatakan berkekuatan hukum tetap.

Dalam amar putusan, sejumlah barang bukti berupa uang dikembalikan kepada saksi yang berhak.

Sementara sejumlah surat dan dokumen dikembalikan ke BPPR Kota Jambi, dan sebagian tetap dalam berkas perkara.

Selain itu, dalam fakta persidangan, diketahui jika Sekda Kota Jambi, Budidaya, turut menikmati hasil korupsi ini, namun saat penyidikan berlangsung, Budidaya mengembalikan uang itu, senilai Rp 60 juta. Sebagian uang dikembalikan oleh kuasa hukum Subhi di masa persidangan.

Belum diketahui apakah terkait Budidaya yang ikut menikmati uang itu akan dilakukan penyidikan lagi. Namun dalam amar putusan dikatakan kalau uang pengembalian Sekda Kota Jambi dikembalikan kepada masing-masing melalui terdakwa.

“Uang Rp 30 juta pengembalian Sekda Kota Jambi dikembalikan kepada masing-masing (yang insentifnya dipotong) melalui terdakwa,” bunyi amar putusan.

Atas putusan ini, Subhi melalui kuasa hukumnya menyatakan menerima putusan. Begitu pula Jaksa Penuntut Umum (JPU), juga menerima putusan.

Dalam sidang putusan ini, duduk sebagai majelis, Hakim Ketua Yandri Roni, Hakim Anggota Yofistian, dan Hakim Adhoc, Hiashinta Manalu. Dari pihak JPU, diwakili, Dian Susanty, Ulfa, dan Dewangga.

Subhi diwakili kuasa hukumnya, dari Bahrul Ilmi dkk. Putusan ini turun dari tuntutan JPU yang menuntut Subhi 5 tahun penjara.

Dalam tuntutan, Subhi diyakini bersalah melakukan tindak pidana korupsi atas pemotongan insentif pajak di BPPRD Kota Jambi, tahun 2017, 2018, dan 2019.

Perbuatan diancam dengan pidana sebagaimana Pasal 12 huruf e UU RI nomor 31 tahun 1999, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Dalam surat tuntutannya, Penuntut Umum Dian Susanty, menuntut majelis hakim memutuskan, menyatakan Terdakwa Subhi terbukri secara sah melakukan tindak pidana korupsi.

Subhi dianggap melakukan tindak pidana dengan menggunakan kekuasaannya. Serta perbuatannya dianggap sebagai perbuatan yang berlanjut.

Untuk diketahui, Subhi, terjerat kasus korupsi karena memotong insentif pemungutan pajak dari para pegawainya.

Pemotongan dilakukan selama 3 tahun berturut-turut. 2017,2018, dan 2019. Total uang potongan selama 3 tahun itu mencapai Rp 1,2 miliar lebih.

Dalam persidangan, Subhi mengaku jika uang itu digunakan untuk membiayai kegiatan yang tidak ada anggarannya.

Seperti kegiatan balap motor yang diadakan Pemerintah Kota Jambi. Pada 2018, uang potongan kata Subhi juga diberikan kepada Sekda Budidaya, senilai Rp 60 juta.

ShareTweetSend
Previous Post

Tarif Bea Keluar Cangkang Turun

Next Post

Ketua KPK Akan Bertandang ke Jambi Hadiri Pelantikan JMSI

Related Posts

Hesti Haris Serahkan 50 Unit Bantuan Bedah Rumah di Kota Jambi

Hesti Haris Serahkan 50 Unit Bantuan Bedah Rumah di Kota Jambi

30 Agustus 2025
PKS Tanjabbar Siap Dukung Usman Ermulan Maju di Pulgub Jambi

Ketua IKAL-Lemhannas Dukung Rencana Al Haris, Sentil Kepala BPJN Berfikir Maju Sedikit

20 Agustus 2025
Jadi Dewan Penyantun UIN STS, Ini Sepak Terjang Usman Ermulan

Tiap Minggu Disbun Cuma Sibuk Tetapkan Harga TBS, IKAL-Lemhannas: Apalah Cukupnya

15 Agustus 2025
Mengenal Ketua-ketua IKAL-Lemhannas di Sumatra, 2 Orang Jenderal Bintang 3 TNI-Polri, Jambi Pernah Bupati dan Anggota DPR RI

Wantim Golkar Minta Presiden Prabowo Copot Nusron Wahid Dari Kabinet

13 Agustus 2025
Struktur IKAL- Lemhannas Jambi: Diza Bendahara, Usman Ketua, Mursyid Penasehat

Hadir Hari Jadi Tanjab Barat, Ketua IKAL-Lemhannas Dorong Penambahan Dermaga Pelabuhan RoRo

12 Agustus 2025
VIRAL Kasus Ijazah Milik Orang Lain di Anggota DPRD Jambi: Warganet Tag Golkar, Nadiem Makarim, Kapolri hingga Jokowi

BREAKING NEWS: Polda Sumbar Naikkan Kasus Anggota DPRD Provinsi Jambi ke Penyidikan

10 Agustus 2025
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In