Jambi – Ekonom sekaligus mantan anggota DPR RI yang begitu matang selama tiga periode di komisi keuangan, perbankan dan perencanaan pembangunan nasional, Usman Ermulan menyarankan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi membentuk Bank Perekonomian Rakyat Syariah.
Hal tersebut disampaikan Usman usai menjadi Penguji Eksternal mahasiswa Strata Satu Prayoga Pangestu di Fakultas Ekonomi Bisnis dan Bisnis STS Jambi pada Senin, 9 Maret 2026, berlangsung di Aula FEBI.
“Di samping untuk melayani mahasiswa yang berjumlah sampai 20 ribu orang. mereka untuk permodalan tidak kesulitan, menabung aja Rp100.000 per orang, sudah ada modal dasar Rp2 miliar,” ucap Usman Ermulan.
Menurut Usman, jumlah mahasiswa dan ditambah lagi sebagai penyalur gaji pegawai di lingkup kampus menunjukkan bahwa UIN STS memiliki potensi besar untuk meningkatkan daya saing, tata kelola, dan kontribusi ekonomi daerah.
“Yang paling penting sebagai tempat untuk melatih mahasiswa ekonomi menjadi siap pakai, karena mereka telah dilatih dahulu bekerja di Bank Syariah. Kemajuan Bank Syariah merupakan hitungan deret ukur yaitu 1 jadi 2 dan 2 jadi 4 serta seterusnya, berbeda dengan Bank Konvensional yaitu 1+1 jadi 2,” kata Usman, juga mantan Bupati Tanjung Jabung Barat dua periode.
Usman menambahkan bahwa Bank syariah tumbuh pesat di Asia, khususnya Asia Tenggara (Malaysia, Indonesia, Brunei) dan Asia Selatan (Pakistan, Bangladesh), didorong oleh populasi Muslim yang besar, kesadaran produk halal, dan dukungan regulasi. Malaysia memimpin dengan aset terbesar di ASEAN. Pertumbuhan ini didorong oleh permintaan produk keuangan tanpa riba dan inklusi keuangan.
Asal tahu saja, omongan Usman Ermulan bukan tanpa alasan. Ia sendiri telah membuktikan ketika menjadi Bupati Tanjung Jabung Barat. Usman merupakan pendiri BPR Tanggo Rajo di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Berbekal pengalaman sebagai anggota DPR RI, BPR itu sukses untuk meningkatkan ekonomi daerah. Di bawah langsung pengawasan Usman Ermulan sebagai Bupati, BPR Tanggo Rajo menunjukkan peningkatan hasil yang signifikan dan rasio kesehatan bank yang baik. BPR itu masih berdiri sampai sekarang.
(Deni)








