• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Senin, Januari 19, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
“Si Rawit” Melejit Warga Makin Menjerit

“Si Rawit” Melejit Warga Makin Menjerit

10 Januari 2017
in HEADLINE

Kualatungkal, AP – Melejitnya harga cabai rawit disejumlah daerah dalam waktu belakangan dampaknya cukup meluas. Selain ibu rumah tangga harus mengirit uang belanja dapur, sejumlah warung rumah makan di Kota Kualatungkal harus mengurangi porsi konsumsi cabai rawit untuk pelanggan.

Satu diantara pedagang rumah makan, Mur mengeluh atas kenaikan harga cabai rawit dalam beberapa hari terakhir yang sudah menembus harga hingga Rp 90 ribu per kilogram.

Berita Lainnya

Perlindungan Terhadap Guru, Pak Prabowo Perlu Bentuk Dewan Khusus Guru

Pasar Ekspor Jambi Terancam Dikuasai Provinsi-provinsi Tetangga Jika Mengandalkan Pelabuhan Talang Duku

Hidup Terasa Mulia Dimulai dari Hormati Guru

Wanita pemilik rumah makan di Jalan Sriwijaya, Kota Kualatungkal ini, kenaikan harga cabai sangat memberatkan dirinya sebagai pelaku usaha rumah makan.

“Iya harga cabe rawit cukup memberatkan bagi kami, kalau ada yang bisa dinaikkan ya dinakan sedikit, takutnya pelanggan komplain harga dinaikan,” ujarnya.

Tingginya harga cabai, ia terpaksa memaksimalkan jumlah pembelian cabai rawit saat berbelanja ke Pasar Tanggo Rajo, pasar tradisional terdekat dari rumahnya.

“Biasanya, kita hanya mengeluarkan uang Rp 60.000 per kilogram cabai rawit yang dibelinya. Kini pengeluaran itu meningkat menjadi Rp 90.000,” terangnya. Dengan harga tersebut Mur harus mensiasati dengan  mengurangi porsi.

Dirinya menambahkan dengan pengeluaran yang membengkak tersebut, ia pun harus memutar otak lebih keras agar rumah makan bisa tetap buka dan menghidupi keluarga.

Sebab jumlah pembeli di warungnya yang berlokasi tak jauh dari Rumah dinas Bupati Tanjabbar tersebut terus ramai.

“Selain mengurangi jumlah cabai yang dibeli, kita juga terpaksa mengurangi jumlah sambal yang dibuat,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan, Sabri pemilik warung makan kecil alias warteg di Kota Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjabbar lainnya juga mengeluhkan kenaikan harga cabai.

“Cabai rawit menjadi kebutuhan warteg saya. mau tidak mau ya harus beli walaupun harganya pedas,” bebernya. Sabri mengaku tidak mengurangi jumlah pembelian cabai rawit.

Dirinya berharap harga cabai bisa segera turun. Sebab dia tidak bisa mengurangi sambal yang dibuatnya. Jika harga cabai terus merangkak naik, maka penghasilan warung Sabri dipastikan akan ikut merosot.

“Untuk memenuhi permintaan pelanggan ya mau gimana lagi, mintanya cabe rawitnya harus turun,” pungkasnya. mg

 

ShareTweetSend
Previous Post

Gubernur Imbau Masyarakat Jauhi Narkoba

Next Post

Jamal Minta Satpol PP tidak Tebang Pilih

Related Posts

Perlindungan Terhadap Guru, Pak Prabowo Perlu Bentuk Dewan Khusus Guru

Perlindungan Terhadap Guru, Pak Prabowo Perlu Bentuk Dewan Khusus Guru

18 Januari 2026
Pasar Ekspor Jambi Terancam Dikuasai Provinsi-provinsi Tetangga Jika Mengandalkan Pelabuhan Talang Duku

Pasar Ekspor Jambi Terancam Dikuasai Provinsi-provinsi Tetangga Jika Mengandalkan Pelabuhan Talang Duku

18 Januari 2026
Hidup Terasa Mulia Dimulai dari Hormati Guru

Hidup Terasa Mulia Dimulai dari Hormati Guru

16 Januari 2026
Bea Cukai Dibekukan Soeharto, Mungkinkah Terulang di Era Prabowo, Anggota Pansus DPR RI Ungkap Kisah Perjuangan Soehardjo

Bea Cukai Dibekukan Soeharto, Mungkinkah Terulang di Era Prabowo, Anggota Pansus DPR RI Ungkap Kisah Perjuangan Soehardjo

14 Januari 2026
Amrizal Tersangka Pencatut Nomor Ijazah Perwira Intel Kodam Dibidik Kasus Korupsi PJU

Amrizal Tersangka Pencatut Nomor Ijazah Perwira Intel Kodam Dibidik Kasus Korupsi PJU

13 Januari 2026
Eks Presiden HIMSAK ke Polda Sumbar: Kapan Amrizal Anggota DPRD Ditahan Usai Jadi Tersangka?

Eks Presiden HIMSAK ke Polda Sumbar: Kapan Amrizal Anggota DPRD Ditahan Usai Jadi Tersangka?

11 Januari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In