• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Januari 24, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
“Oemar Bakri” Protes Terima TKD tidak Full

“Oemar Bakri” Protes Terima TKD tidak Full

16 Januari 2017
in HEADLINE

Kualatungkal, AP – Para Guru di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), protes penerimaan Tunjangan Kesejahteraan Daerah (TKD) untuk bulan Desember dipotong lebih dari separuh dari yang diterima sebesar Rp 700 ribu per bulan.

Pemotongan itu diketahui setelah para “umar bakri” menarik TKD di BPR Tanggo Rajo. Dari jumlah Rp 700 ribu yang seharusnya diterima, para tenaga pendidik ini malah menerima Rp 300 ribu. Dengan pengurangan itu jelas membuat para guru menggerutu karena tidak ada informasi atau pemberitahuan mengapa terjadi pemotongan.

Berita Lainnya

Duet Fadhil Arief – Anwar Sadat Tak Terbendung di Pilgub Jambi?

Malam Ini di Rumah Dinas, Gubernur Jambi Lantik 40 Orang Pejabat PUPR, Simak Namanya…

Perlindungan Terhadap Guru, Pak Prabowo Perlu Bentuk Dewan Khusus Guru

“Kita kecewa hak kita diterima dengan penuh. Apa alasannya sehingga TKD tidak ful seperti biasa. Ini sangat merugikan karena uang itu keperluan anak sekolah,” timpal salah seorang guru kepada aksi post, Senin (15/01).

Para guru berharap agar bupati turun tangan dalam persoalan ini karena  sudah melenceng dari program bupati yang katanya ingin menaikan TKD. “Tidak jelas apa masalahnya, dan tidak ada informasi yang dapat mengenai masalah pemotongan ini,” tambahnya.

Bupati Tanjabbar Dr,Ir H.Safrial MS, saat dikonfirmasi sejumlah awak media terkait pemotongan TKD  nampak kaget. Orang nomor satu di Tanjabbar ini mengaku belum menerima laporan dari Dinas Pendidikan.

“Wah belum tau saya, dan belum ada laporan ke bupati. Nanti kita‎ akan pertanyaan ke dinas pendidikan,” ujar Safrial, singkat.

Dari informasi yang dirangkum aksi post, untuk anggaran TKD mengalami kekurangan sekitar Rp 760 Juta. Sehingga ketika TKD disalurkan menjadi tidak penuh yang diterima para guru.

Bendaharawan Keuangan Dinas Pendidikan Tanjabbar, Ida terkesan menghindar dan lari dari kejaran awak media.  Saat ditemui di kantornya tidak berada di tempat. Padahal sebelumnya sudah janji dengan awak media mengklarifikasi terkait pemotongan TKD.

Dari pesan singkatnya via short message service (SMS), telah mengurus permohonan kekurangan TKD para guru untuk bulan Desember di kantor Bupati. “Kekurangan itu secepatnya kita usulkan dan mudah-mudahan bisa cepat selesai,” ujarnya.

Berbeda dengan keterangan Kepala Dinas Pendidikan, Drs Wahidin, MM saat dikonfirmasi via ponselnya menyebut, pemotongan TKD guru akibat ada kekurangan anggaran. Wahidin berjanji akan mengagarkanya kembali di tahun 2017 ini. “Pemotongan itu karena kekurangan anggaraan,” jelasnya. her

 

 

 

 

 

ShareTweetSend
Previous Post

Sore Hari Alun Kota Beralih Lokasi Olahraga

Next Post

Al Haris Motivasi Pegawai Sekwan DPRD Merangin

Related Posts

Duet Fadhil Arief – Anwar Sadat Tak Terbendung di Pilgub Jambi?

Duet Fadhil Arief – Anwar Sadat Tak Terbendung di Pilgub Jambi?

21 Januari 2026
Lewat Anjungan Mengenali Posisi Jambi Dimata Internasional, Emang Bisa?

Malam Ini di Rumah Dinas, Gubernur Jambi Lantik 40 Orang Pejabat PUPR, Simak Namanya…

20 Januari 2026
Perlindungan Terhadap Guru, Pak Prabowo Perlu Bentuk Dewan Khusus Guru

Perlindungan Terhadap Guru, Pak Prabowo Perlu Bentuk Dewan Khusus Guru

18 Januari 2026
Pasar Ekspor Jambi Terancam Dikuasai Provinsi-provinsi Tetangga Jika Mengandalkan Pelabuhan Talang Duku

Pasar Ekspor Jambi Terancam Dikuasai Provinsi-provinsi Tetangga Jika Mengandalkan Pelabuhan Talang Duku

18 Januari 2026
Hidup Terasa Mulia Dimulai dari Hormati Guru

Hidup Terasa Mulia Dimulai dari Hormati Guru

16 Januari 2026
Bea Cukai Dibekukan Soeharto, Mungkinkah Terulang di Era Prabowo, Anggota Pansus DPR RI Ungkap Kisah Perjuangan Soehardjo

Bea Cukai Dibekukan Soeharto, Mungkinkah Terulang di Era Prabowo, Anggota Pansus DPR RI Ungkap Kisah Perjuangan Soehardjo

14 Januari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In