• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Selasa, Januari 20, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Puluhan Kembang Hias Jalur Dua Raib

Puluhan Kembang Hias Jalur Dua Raib

22 Februari 2017
in HEADLINE

Kualatungkal, AP – Niat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) untuk mempercantik dan menghijauhkan jalur masuk ke Kota Kualatungkal kini terganggu. Pasalnya, puluhan kembang yang sudah ditanam dan jalur II Parit Gompong arah masuk ke Pasar Kota Kualatungkal banyak yang dicuri orang.

“Kita banyak kehilangan tanaman penghijauan kita. Khususnya yang berada di jalur II Parit Gompong,” ungkap Eko Sarwelo, Peltu Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Tanjabbar, Selasa (21/2).

Berita Lainnya

Perlindungan Terhadap Guru, Pak Prabowo Perlu Bentuk Dewan Khusus Guru

Pasar Ekspor Jambi Terancam Dikuasai Provinsi-provinsi Tetangga Jika Mengandalkan Pelabuhan Talang Duku

Hidup Terasa Mulia Dimulai dari Hormati Guru

Eko mengakui jika hilangnya tanaman penghijauan yang mereka tanam tersebut dilakukan secara berangsur-angsur. Dan kini jumlah yang hilang tersebut telah mencapai puluhan batang. Atau lebih tepatnya sudah mencapai lebih kurang 30 batang.

“Yang hilang itu kini sudah mencapai lebih kurang 30 batang,” ungkap Eko.

Dengan banyaknya tanaman penghijauan yang hilang. Eko mengaku cukup terganggu. Terutama mengenai penganggaran yang ada. Sebab, mereka harus menggantikan tanaman yang hilang dengan tanaman baru.

Sementara, anggaran yang ada sudah di plot untuk kegiatan yang sudah ada.

“Meski belum mencapai nilai puluhan juta. Tetapi tetap berdampak juga pada keuangan kita,” ungkap Eko.

Jenis tanaman penghijauan yang banyak dicuri oleh pelaku berjenis bunga bougenvile atau kembang kertas. Selain itu, banyak lagi jenis kembang lain yang juga ikut dicuri pelaku. Namun dirinya tidak mengetahui pasti jenis kembang yang hilang tersebut.

“Bunga yang banyak dicuri dari jenis Bougenvile. Atau kembang kertas. Karena memang harga kembang ini cukup mahal juga,” ungkapnya.

Agar keindahan jalur masuk ke dalam Kota Kualatungkal tidak terganggu. Eko mengaku sudah menyulam atau menggantikan tanaman yang hilang dengan yang baru. Dia juga mengharapkan agar masyarakat sama-sama menjaga tanaman yang sudah ditaman pemerintah. Sebab, jika aset milik pemerintah tersebut terus dicuri tangan-tangan jahil.

Yang menerima dampaknya juga kepada masyarakat. salah satunya lingkungan sekitar tidak lagi terlihat asri dan indah.

Sementara itu,Samsul Jauhari, Peltu Kasat Pol PP Tanjung Jabung Barat ketika dikonfirmasi mengatakan tidak mengetahui hal itu.

Meskipun diakuinya bahwa salah satu tugas mereka mengamankan aset milik pemerintah. “Saya belum dengar adanya kehilangan kembang sampai sebanyak itu. Mestinya itu dilaporkan kepada pihak kepolisian biar diselidiki. Karena sudah merupakan tindak pidana,”ungkap Samsul Jauhari.

Samsul mengatakan bahwa meski hanya kembang. Tetapi karena pembelian dan peruntukannya dari pemerintah, maka itu merupakan aset pemerintah. Bila dicuri, berarti pelaku sudah mencuri aset milik pemerintah. Hal itu memenuhi syarat untuk dilaporkan kepada pihak kepolisian.

“Secepatnya laporkan kepada pihak kepolisian. Jika tidak, nanti akan berkembang dan semakin banyak lagi yang akan dicuri,” tegasnya.

Selain menyarankan untuk dilaporkan secara pidana ke kepolisian. Samsul juga mengatakan akan menugaskan beberapa intel Pol PP untuk mencari dan mengawasi lingkungan tersebut.Jika kemudian diketahui keberadaan dan pelakunya. Maka mereka akan segera melaporkan kepada pihak dinas terkait untuk dikoordinasikan langkah selanjutnya. mg

 

 

ShareTweetSend
Previous Post

Atlet-Pelatih Pasi Pelajari Teknik Harry Marra

Next Post

Pemkab Tunggu Keputusan Pemprov Soal Tapal Batas

Related Posts

Perlindungan Terhadap Guru, Pak Prabowo Perlu Bentuk Dewan Khusus Guru

Perlindungan Terhadap Guru, Pak Prabowo Perlu Bentuk Dewan Khusus Guru

18 Januari 2026
Pasar Ekspor Jambi Terancam Dikuasai Provinsi-provinsi Tetangga Jika Mengandalkan Pelabuhan Talang Duku

Pasar Ekspor Jambi Terancam Dikuasai Provinsi-provinsi Tetangga Jika Mengandalkan Pelabuhan Talang Duku

18 Januari 2026
Hidup Terasa Mulia Dimulai dari Hormati Guru

Hidup Terasa Mulia Dimulai dari Hormati Guru

16 Januari 2026
Bea Cukai Dibekukan Soeharto, Mungkinkah Terulang di Era Prabowo, Anggota Pansus DPR RI Ungkap Kisah Perjuangan Soehardjo

Bea Cukai Dibekukan Soeharto, Mungkinkah Terulang di Era Prabowo, Anggota Pansus DPR RI Ungkap Kisah Perjuangan Soehardjo

14 Januari 2026
Amrizal Tersangka Pencatut Nomor Ijazah Perwira Intel Kodam Dibidik Kasus Korupsi PJU

Amrizal Tersangka Pencatut Nomor Ijazah Perwira Intel Kodam Dibidik Kasus Korupsi PJU

13 Januari 2026
Eks Presiden HIMSAK ke Polda Sumbar: Kapan Amrizal Anggota DPRD Ditahan Usai Jadi Tersangka?

Eks Presiden HIMSAK ke Polda Sumbar: Kapan Amrizal Anggota DPRD Ditahan Usai Jadi Tersangka?

11 Januari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In