• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Senin, Februari 9, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Penyakit Jembrana Serang Sapi di Sarolangun

Penyakit Jembrana Serang Sapi di Sarolangun

17 Juli 2017
in HEADLINE

Sarolangun, AP – Penyakit Jembrana saat ini sudah mulai menulari sapi Bali di Kabupaten Sarolangun. Kondisi ini membuat pihak Dinas Perikanan dan Peternakan Sarolangun meminta para petani waspada.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perikanan dan Perternakan Sarolangun, Asnawi melalui Kabid Kesehatan Hewan, Edang Supardi kepada wartawan, baru-baru ini.

Berita Lainnya

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

Amrizal DPRD Jadi Tersangka Kasus Catut Nomor Ijazah, Golkar: Yang Tahu Itu KPU

Dia mengatakan, pada April dan Mei lalu pihaknya menemukan penyakit Jembrana menyerang Sapi Bali dibeberapa Kecamatan di Kabupaten Sarolangun. Sedikitnya ada enam ekor Sapi Bali yang berada di Desa Tanjung Kecamatan Bathin VIII Dan Desa Bukit, Kecamatan Pelawan.

“Ada enam ekor Sapi Bali yang terkena penyakit jenis jembrana. Yakni di Tanjung dan Desa Bukit,” ujar Endang.

Penyakit menular tersebut kata dia, cukup berbahaya dan bisa membuat sapi mati secara mendadak. Penyakit tersebut menyerang disebabkan, gigitan nyamuk dan lalat penghisap darah atau bisa juga disebabkan kurangnya kebersihan kandang ternak.

“Jika ditangani dengan baik akan selamat. Tapi kalau tidak segera disikapi, maka kemungkinan besar akan berdampak pada kematian ternak,” sebutnya.

Sejauh ini ujarnya, enam sapi yang diketahui telah terserang penyakit tersebut berhasil diselamatkan. Yakni berhasil dipotong terlebih dahulu sebelum sapi tersebut mati dengan sendirinya.

“Kalau mengkonsumsi dagingnya tidak apa-apa. Makanya ternak yang selamat itu kita sarankan untuk segera dipotong agar tidak menular ke ternak yang lain,” imbuhnya.

Disisi lain dia juga mengakui, keterbasan vaksin dan obat obatan lainnya sehingga kerap mengalami kesulitan untuk melakukan pengobatan secara berkala atau berkelanjutan.

“Di Sarolangun ini tercatat 7000 ternak jenis sapi biasa dan populasi sapi balinya ada 2500 ekor. Jadi, idealnya untuk stok vaksin dan obat-obatan lainya 70 persen dari populasi. Agar bisa dilakukan pengobatan serta pemberian vaksin secara berkala,” jelasnya.

Untuk itu Dia menghimbau, agar pemilik ternak dapat mewaspadai kemungkinan terjadinya penyakit pada ternak baik itu penyakit menular maupun tidak. Yakni dengan selalu menjaga makanan ternak, kebersihan ternak dan kandangnya.

“Kandang ternak itu harus terkena sinar atau  terang,” luk

ShareTweetSend
Previous Post

Tugu Jam Dibongkar Dinilai Hilangi Sejarah

Next Post

Dikbut Wacanakan Benahi SMP N 3

Related Posts

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

7 Februari 2026
Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

4 Februari 2026
VIRAL Kasus Ijazah Milik Orang Lain di Anggota DPRD Jambi: Warganet Tag Golkar, Nadiem Makarim, Kapolri hingga Jokowi

Amrizal DPRD Jadi Tersangka Kasus Catut Nomor Ijazah, Golkar: Yang Tahu Itu KPU

3 Februari 2026
Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

30 Januari 2026
Mengenal Ketua-ketua IKAL-Lemhannas di Sumatra, 2 Orang Jenderal Bintang 3 TNI-Polri, Jambi Pernah Bupati dan Anggota DPR RI

Surat Usman Ermulan ke Presiden Prabowo Diterima Langsung Menteri Pertanian, Intinya Petani Korban Akibat Ulah Kades!

26 Januari 2026
Rapat HKTI Bahas Pelabuhan Muara Sabak: Usman Ermulan Bilang Petani Sengsara Ekspor Dinikmati Provinsi Tetangga, Sutan Adil: Jambi Hanya Jadi Penonton

Rapat HKTI Bahas Pelabuhan Muara Sabak: Usman Ermulan Bilang Petani Sengsara Ekspor Dinikmati Provinsi Tetangga, Sutan Adil: Jambi Hanya Jadi Penonton

26 Januari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In