• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Minggu, April 12, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Bantuan Bedah Rumah Diduga Tak Tepat Sasaran

Bantuan Bedah Rumah Diduga Tak Tepat Sasaran

19 Februari 2018
in HEADLINE

Kualatungkal, AP – Untuk mensukseskan Program Satu Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Joko Widodo dalam mengurangi backlog (kesenjangan hunian) di Indonesia, Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR menyalurkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebagai program bedah rumah untuk mengatasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

BSPS sendiri merupakan bantuan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dalam bentuk  peningkatan kualitas dan pembangunan baru. Bantuan tersebut bisa berupa perbaikan atap, lantai dan dinding rumah, guna memenuhi syarat kesehatan, keselamatan, dan kenyamanan.

Berita Lainnya

Fraksi PKB Desak Pak Al Haris Evaluasi Total Direksi dan Komisaris Bank Jambi

Kata Profesor Rizal Djalil Mantan Ketua BPK RI, Balada Bank Jambi: Bank “Tidak Baik-Baik Saja”

Kekhawatiran Ketum PPP Mardiono Jika Fadhil Arief VS Hurmin Akhirnya Terjawab, Justru Jadi Model Harapan Daerah Lain

Namun, Bantuan pembangunan perumahan dari Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) tahun 2017, yang diperuntuhkan untuk masyarakat miskin tepatnya di Kelurahan Kampung Nelayan,  Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Tanjung Jabung Barat,  diduga tidak tepat sasaran.

Pasalnya, ada di antara penerima bantuan dinilai warga mampu, dan belum lama tinggal di Kelurahan tersebut.

Hamsyiah, salah seorang warga Kelurahan kampung Nelayan RT 09 yang termasuk kategori warga miskin mengatakan, dirinya kecewa dengan penilaian ketua RT, Lurah dan tim bedah rumah dari Dinas PUPR Tanjabbar yang dinilai tebang pilih dalam melakukan penilaian.

Kata dia, bantuan bedah rumah dari Kementerian PUPR tahun 2017 lalu tersebut, sebagian besar banyak diragukan para warga.

“Di luar  kata layak sebagai penerima, bahkan tergolong warga yang ekonomi mampu dan belum lama tinggal di Kampung Nelayan ini. mereka justru mendapat bantuan tersebut, Sedangkan kita dan beberapa warga lain yang ekonominya dibawah garis kemiskinan memiliki tempat tinggal yang tidak layak huni malah tidak mendapat bantuan tersebut,” keluh ibu dua anak ini.

Dirinya menyebut, setiap ada pendataan rumah tidak layak,  rumah miliknya selalu masuk dalam pendataan. Namun sayang,  bantuan yang diharapkan tidak kunjung didapatkan.

Dirinya dan warga lain menduga,  jika program bantuan bedah rumah ini ada indikasi permainan pihak RT. Lurah dan tim penilai dari Dinas PUPR Tanjabbar.

“Kita sudah lama tinggal disini, hampir belasan tahun. Namun belum dapat bantuan, justru yang baru menetap disini mendapatkan bantuan, ” ungkapnya dengan nada kesal.

Sementara, Ismail Ketua RT 09 Kelurahan Kampung Nelayan saat dikomfirmasi terkait hal ini membantah. Jika adanya permainan maupun disebabkan faktor keluarga.

“Penerima bantuan tersebut, dinilai layak tidak itu oleh tim dari Dinas PUPR. Tanpa adanya intervensi dari dirinya maupun lurah,” kilahnya.

Dan dirinya minta kepada warga yang belum mendapat bantuan bedah rumah,  agar sedikit bersabar, karena setiap tahunnya pengajuan selalu dilakukan.

“Kita berharap warga tetap bersabar.  Semoga ditahun 2018 ini bagi warga yang belum menerima  segera mendapatkan bantuan,” jelasnya. (bjg)

 

 

 

 

ShareTweetSend
Previous Post

Wabup, H Hillalatil Badri Kunjungi Jalan Putus di Rantau Gedang

Next Post

Laka Lantas di Pemayung, Ke Dua Sopir Mengalami Luka Parah

Related Posts

Fraksi PKB Desak Pak Al Haris Evaluasi Total Direksi dan Komisaris Bank Jambi

Fraksi PKB Desak Pak Al Haris Evaluasi Total Direksi dan Komisaris Bank Jambi

7 April 2026
Kata Profesor Rizal Djalil Mantan Ketua BPK RI, Balada Bank Jambi: Bank “Tidak Baik-Baik Saja”

Kata Profesor Rizal Djalil Mantan Ketua BPK RI, Balada Bank Jambi: Bank “Tidak Baik-Baik Saja”

2 April 2026
Kekhawatiran Ketum PPP Mardiono Jika Fadhil Arief VS Hurmin Akhirnya Terjawab, Justru Jadi Model Harapan Daerah Lain

Kekhawatiran Ketum PPP Mardiono Jika Fadhil Arief VS Hurmin Akhirnya Terjawab, Justru Jadi Model Harapan Daerah Lain

31 Maret 2026
Bank Jambi di Ambang Kebangkrutan, Sekalipun Uang Rp1000 Triliun Diserak Depan Kantor

Bank Jambi di Ambang Kebangkrutan, Sekalipun Uang Rp1000 Triliun Diserak Depan Kantor

30 Maret 2026
Matang di DPR RI Komisi Perbankan, Usman Ermulan Sebut Bank Jambi Sudah Berada di Ambang Kebangkrutan

Matang di DPR RI Komisi Perbankan, Usman Ermulan Sebut Bank Jambi Sudah Berada di Ambang Kebangkrutan

29 Maret 2026
Usman Ermulan Sudah Membuktikan Sendiri, Kini Dorong UIN STS Bentuk BPR Syariah

Usman Ermulan Sudah Membuktikan Sendiri, Kini Dorong UIN STS Bentuk BPR Syariah

13 Maret 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In