• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Minggu, Januari 18, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Harga Gas 3 Kg Tembus Rp 40 Ribu

Harga Gas 3 Kg Tembus Rp 40 Ribu

5 Juni 2018
in HEADLINE

Kualatungkal, AP – Harga gas LPG tiga kilogram masih melambung tinggi di Kabupaten Tanjabbar. Ditingkat pengecer, harga gas mini ini tembus hingga Rp 40 ribu per tabung. Dari pantauan di Kecamatan Betara,  harga gas melon ini  tembus hingga Rp 30 ribu per tabung.

Sebagaimana dituturkan warga Simpang Camat,  Desa Lubuk Terentang,  Inur. Menurut dia,  kenaikan harga gas ini sudah berlangsung lama.

Berita Lainnya

Perlindungan Terhadap Guru, Pak Prabowo Perlu Bentuk Dewan Khusus Guru

Pasar Ekspor Jambi Terancam Dikuasai Provinsi-provinsi Tetangga Jika Mengandalkan Pelabuhan Talang Duku

Hidup Terasa Mulia Dimulai dari Hormati Guru

“Bervariasi,  dari Rp 27 ribu sampai Rp 30 ribu per tabung. Dua hari lalu kami beli harganya Rp 30 ribu,” kata ibu beranak dua ini.

Kata Inur,  harga gas spontan meroket jika pasokan gas di wilayahnya mulai terputus. “Kalau mulai langka, gas mulai naik,” timpalnya.

Selain itu, di Kecamatan Pengabuan dan Senyerang, harga gas melon ini cukup mencengangkan. Dalam kondisi harga normalpun bisa mencapai Rp 30 ribu per tabung.

“Disini gas LPG 3 kg mencapai Rp 40 ribu hingga Rp 45 ribu per tabung, itupun susah carinya,” ungkap Iwan warga Parit 10 Desa Pasar Senin Kecamatan Pengabuan kepada wartawan.

Hal senada diungkapkan Sri warga Desa Kempas Jaya. Harga gas Lpg 3 Kg ini diwilayahnya mencapai Rp 45 ribu.

“Kalau lagi sepi harga gas mencapai Rp 45 ribu biasanya kalau lagi banyak stok hanya Rp 35 ribu per tabungnya,” keluhnya.

Terkait tingginya harga gas LPG 3 kg ini, Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian (Koperindag) Kabupaten Tanjungjabung Barat Syafriwan mengatakan kenaikan harga gas terjadi daerah yang jauh dari agen, sehingga memang ada permainan harga di tingkat penjual.

“Iya saya sudah dapat laporan mengenai hal tersebut. Itu kan permainan penjual,” ujarnya saat ditemui wartawan di ruang kerjanya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut pihaknya telah melakukan operasi pasar hasilnya biasa, tidak banyak lonjakan.

“Contohnya di Pengabuan saat kita OP dari 560 tabung hanya laku sekitar 300 tabung, begitu juga di Senyerang dan Tebing Tinggi tidak jauh beda, “tandasnya.

Intinya, lanjut Mantan Asisten Ekbang ini, ia menghimbau agar warga langsung membeli gas LPG langsung ke agen.

“Kita himbau langsung beli ke agen, walaupun antri harganya lebih murah. Kebanyakan warga kan gak mau antri jadi dengan harga segitu ya wajar, apalagi lokasinya memang jauh,” tuturnya.

 

Sementara itu,Bupati Tanjabbar Dr Ir H Safrial MS belum memberikan intruksi tegas terkait kenaikan harga gas subsidi di Kabupaten Tanjabbar, saat ditemui wartawan di Pelabuhan LASDP,  Selasa (05/06).

Bupati membenarkan jika ada kenaikan harga gas mini,  hanya saja soal ini pemerintah sulit memantaunya. “Itu yg sulit dipantau, susah kadang-kadang. Ibarat bahan bakar, beli dipinggir jalan ya mahal harganya, ” kata Bupati.

Safrial berharap, pihak terkait jgn berlebih dalam hal ini. Meski harga gas sudah diatur pemerintah. “Kalau mau untung sewajarnya lah. Kalau misalnya di seberang sungai, ada kenaikan harga, masih masuk logika, karena ada cost. Tapi kalau di dalam kota, itu yang menjadi masalah,” timpalnya. (it/and)

 

ShareTweetSend
Previous Post

Polri Minta Dukungan DPR Terkait Anggaran 2019

Next Post

Jalan Pasar Tanggo Rajo Amblas

Related Posts

Perlindungan Terhadap Guru, Pak Prabowo Perlu Bentuk Dewan Khusus Guru

Perlindungan Terhadap Guru, Pak Prabowo Perlu Bentuk Dewan Khusus Guru

18 Januari 2026
Pasar Ekspor Jambi Terancam Dikuasai Provinsi-provinsi Tetangga Jika Mengandalkan Pelabuhan Talang Duku

Pasar Ekspor Jambi Terancam Dikuasai Provinsi-provinsi Tetangga Jika Mengandalkan Pelabuhan Talang Duku

18 Januari 2026
Hidup Terasa Mulia Dimulai dari Hormati Guru

Hidup Terasa Mulia Dimulai dari Hormati Guru

16 Januari 2026
Bea Cukai Dibekukan Soeharto, Mungkinkah Terulang di Era Prabowo, Anggota Pansus DPR RI Ungkap Kisah Perjuangan Soehardjo

Bea Cukai Dibekukan Soeharto, Mungkinkah Terulang di Era Prabowo, Anggota Pansus DPR RI Ungkap Kisah Perjuangan Soehardjo

14 Januari 2026
Amrizal Tersangka Pencatut Nomor Ijazah Perwira Intel Kodam Dibidik Kasus Korupsi PJU

Amrizal Tersangka Pencatut Nomor Ijazah Perwira Intel Kodam Dibidik Kasus Korupsi PJU

13 Januari 2026
Eks Presiden HIMSAK ke Polda Sumbar: Kapan Amrizal Anggota DPRD Ditahan Usai Jadi Tersangka?

Eks Presiden HIMSAK ke Polda Sumbar: Kapan Amrizal Anggota DPRD Ditahan Usai Jadi Tersangka?

11 Januari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In