• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Februari 13, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
M. Nuh: New Normal Mestinya Diawali Membangun Mindset

M. Nuh: New Normal Mestinya Diawali Membangun Mindset

30 Mei 2020
in HEADLINE

Jakarta, AP – Ketua Dewan Pers Muhammad Nuh berpendapat era normal baru semestinya diawali dengan membangun paradigma disesuai dengan perubahan karena terjadi peristiwa tidak normal.

“Kalau membangun new normal mestinya diawali membangun mindset dahulu, paradigma dahulu, dan tetap berpegang teguh pada sistem nilai supaya new normal tidak kehilangan tata nilainya,” kata M. Nuh, Sabtu (30/5).

Berita Lainnya

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

Ia menegaskan bahwa semua pihak harus berubah apabila ingin menjalankan normal baru karena wabah COVID-19 telah membongkar tatanan yang sudah ada dan memaksa masyarakat di berbagai belahan bumi untuk berubah.

Menurut dia, tiada jawaban untuk pertanyaan yang sering muncul, yakni kapan wabah karena virus corona itu akan berakhir.

Sebelumnya, kata dia, terdapat perkiraan Juli 2020 akan berakhir, kemudian mundur menjadi Oktober 2020 dan masih mungkin akan memakan waktu yang lebih lama.

“Kapan akan berakhir? Tergantung pada perilaku sosial, kebijakan pemerintah, dan implementasinya,” kata M. Nuh.

Sebelumnya, Pemerintah mengingatkan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran COVID-19 saat memasuki era normal baru.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly menjelaskan bahwa normal baru merupakan perubahan perilaku untuk menjalankan tugas aktivitas normal dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Artinya, meski sejumlah tempat publik akan dibuka kembali, tidak berarti masyarakat beraktivitas dengan cara-cara kebiasaan lama,” katanya.

Pada saat memasuki era normal baru, kata dia, diperlukan disiplin yang tinggi dan kerja sama yang baik dalam menerapkan protokol kesehatan agar mata rantai penyebaran COVID-19 dapat diputus. (Red)

ShareTweetSend
Previous Post

50 Persen Tunjangan ASN DKI Dipakai Untuk Covid-19

Next Post

Sabtu Pagi, Dolar AS Melemah

Related Posts

Tamatan Luar Negeri Lebih Hebat?

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

11 Februari 2026
IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

10 Februari 2026
Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

7 Februari 2026
Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

4 Februari 2026
VIRAL Kasus Ijazah Milik Orang Lain di Anggota DPRD Jambi: Warganet Tag Golkar, Nadiem Makarim, Kapolri hingga Jokowi

Amrizal DPRD Jadi Tersangka Kasus Catut Nomor Ijazah, Golkar: Yang Tahu Itu KPU

3 Februari 2026
Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

30 Januari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In