• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Januari 17, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Pemekaran Dianggap Butuh Waktu Lama

Pemekaran Dianggap Butuh Waktu Lama

27 Oktober 2016
in HEADLINE

“Safrial Fokus Menata Kota Tungkal”

Kualatungkal, AP – Begulirnya isu hangat di Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) terutama daerah bagian Merlung Tungkalulu (Mertulu) akan dimekarkan menjadi Kabupaten ditanggapi dingin oleh Bupati Tanjabbar, Dr. Ir. H. Safrial, MS.

Berita Lainnya

Hidup Terasa Mulia Dimulai dari Hormati Guru

Bea Cukai Dibekukan Soeharto, Mungkinkah Terulang di Era Prabowo, Anggota Pansus DPR RI Ungkap Kisah Perjuangan Soehardjo

Amrizal Tersangka Pencatut Nomor Ijazah Perwira Intel Kodam Dibidik Kasus Korupsi PJU

Menurut orang nomor satu di bumi serengkuh dayung serentak ke tujuan ini sudah mendengar aspiriasi masyarakat terkait wacana pemekaran Mertulu menjadi Kabupaten. Namun Safrial merasa tidak yakin wacana tersebut bisa terealisasi dalam waktu dekat ini.

Dia memprediksi prosesnya butuh waktu tiga atau empat tahun karena ada persyaratan dan prosedur yang harus diikuti. Kendati demikian, dia tidak bisa menghambat jika itu adalah kehendak rakyat.

Safrial enggan mengungkapkan kelayakan wilayah Mertulu menjadi Kabupaten baru. Sebab, yang menilainya adalah panitia khusus dari pusat atas usulan DPRD Tanjab Barat atau Kabupaten Induk.

Sebenarnya Safrial menambahkan, pemekaran ada keuntungan dimana ada dana-dana dari pusat yang bisa digarap untuk membangun daerah.

“Namun alangkah baiknya kita focus membenahi kota Kualatungkal terlebih dahulu,” ucap suami Hj. Cici Halimah ini, Kamis (27/10).

Safrial mengaku masih memiliki keinginan besar untuk menata kota Kualatungkal menjadi lebih menarik dan rapi. Sehingga mimpi untuk menjadikan Kota Kualatungkal sebagai kota tujuan wisata dapat terwujud. Ia tetap berpegang pada komitmen awal untuk membangun Wilayah Tanjabbar.

“Sehingga program pembangunan dan penggunaan APBD juga akan direncanakan sesuai kebutuhan yang adil dan merata,” paparnya.

Diketahui, bertempat di Balai Diklat Provinsi Jambi pada (22/10) dikabarkan telah dilakukan pertemuan para tokoh-tokoh terpandang dari wilayah Mertulu. Beberapa tokoh itu antarra lain, Mushadi Aziz, Katamso SE, ME mantan wabup Tanjabbar, Indra Armendaris, Erdianto Efendi, para anggota DPRD Tanjab Barat diantaranya Ombing Sukiman, Budi Azwar dan tokoh lainnya yang saat ini menjadi pejabat di berbagai daerah di Provinsi Jambi maupun Provinsi lain.

Dari hasil pertemuan tersebut, terbentuk panitia pemekaran Kabupaten untuk wilayah ulu yang diketua Siswanto dan Bailah sebagai Sekretaris.

Sementara itu, Bailah, yang juga Sekretaris Panitia Pemekaran Kabupaten mengatakan pembentukan kabupaten untuk wilayah ulu ini berdasarkan aspirasi masyarakat 6 kecamatan di wilayah ulu.

“Setelah mengadakan pertemuan dengan sejumlah tokoh ulu yang tergabung dalam forum masyarakat Ulu, akhirnya disepakati pembentukan panitia pemekaran kabupaten,” jelasnya.

Dikatakannya, aspirasi pemekaran kabupaten sendiri diwilayah ulu ini sebenarnya, lanjut Bailah sudah sejak tahun 80 an, hal ini karena akses pelayanan yang sangat jauh dari Ibukota Kabupaten Tanjab Barat.

“Ini langkah awal yang resmi. Hal ini karena memang jarak kita dengan Kota Kuala Tungkal sangat jauh, harus melewati 2 kabupaten banyak yang akses ke Jambi,” jelasnya.

Bailah mengaku langkah awal akan mengumpulkan dukungan masyarakat termasuk sejumlah kepala desa yang ada diwilayah Ulu. Demikian pula akan merencanakan melakukan audiensi dengan Ketua DPRD dan Bupati Tanjabbar terkait rencana mereka.

Bailah juga mengakui jika persyaratan, baik jumlah penduduk maupun potensi ekonomi, untuk wilayah Ulu sudah sangat mendukung menjadi kabupaten tersendiri.

“Jumlah penduduk di 6 kecamatan kan sudah mencapai 100 ribu lebih, belum lagi potensi lainnya seperti ekonomi dan lainnya, apalagi letak geografis kita yang sangat strategis di jalan lintas timur sumatra, ini yang menjadi pertimbangan kita untuk dimekarkan,” ungkapnya. (her)‎

ShareTweetSend
Previous Post

50 Unit Rumah Sudah Diserahkan ke Nelayan

Next Post

Camat Teladan Diumumkan

Related Posts

Hidup Terasa Mulia Dimulai dari Hormati Guru

Hidup Terasa Mulia Dimulai dari Hormati Guru

16 Januari 2026
Bea Cukai Dibekukan Soeharto, Mungkinkah Terulang di Era Prabowo, Anggota Pansus DPR RI Ungkap Kisah Perjuangan Soehardjo

Bea Cukai Dibekukan Soeharto, Mungkinkah Terulang di Era Prabowo, Anggota Pansus DPR RI Ungkap Kisah Perjuangan Soehardjo

14 Januari 2026
Amrizal Tersangka Pencatut Nomor Ijazah Perwira Intel Kodam Dibidik Kasus Korupsi PJU

Amrizal Tersangka Pencatut Nomor Ijazah Perwira Intel Kodam Dibidik Kasus Korupsi PJU

13 Januari 2026
Eks Presiden HIMSAK ke Polda Sumbar: Kapan Amrizal Anggota DPRD Ditahan Usai Jadi Tersangka?

Eks Presiden HIMSAK ke Polda Sumbar: Kapan Amrizal Anggota DPRD Ditahan Usai Jadi Tersangka?

11 Januari 2026
Usman Ermulan Ucapkan Terima Kasih ke Jaksa Agung Sudah Bangun RS Adhyaksa

Usman Ermulan Ucapkan Terima Kasih ke Jaksa Agung Sudah Bangun RS Adhyaksa

9 Januari 2026
Tim Gabungan Selamatkan 3 ABK di Perairan Kuala Pangkal Duri

Tim Gabungan Selamatkan 3 ABK di Perairan Kuala Pangkal Duri

8 Januari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In