• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Februari 11, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Tangkapan Udang Nelayan Sepi

Tangkapan Udang Nelayan Sepi

7 November 2016
in HEADLINE

Kualatungkal, AP – Hasil tangkapan udang belakangan ini menurun dari biasanya. Hal ini disebabkan faktor cuaca yang tidak mendukung, membuat nelayan pencari udang mengeluhkan omset yang cenderung menurun.

Hal ini dibenarkan oleh Nuri (43), salah satu nelayan jaring udang akhir pekan kemarin. “Belakangan ini hasil tangkap udang menurun, karena cuaca tidak mendukung. Kalau musim hujan, udang susah dijaring,” kata bapak tiga anak ini.

Berita Lainnya

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

Pria yang tinggal di RT 5 Kelurahan Kampung Nelayan ini menyebut, jika cuaca mendukung, omset yang dia dapatkan dikisaran Rp 100 hingga Rp 200 ribu.

Belakangan ini, pemasukan Nuri menurun dari biasanya, yakni dikisaran Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu. “Biasanya kita jaring udang pantai. Kalau harga jual ke pedagang tidak ada kenaikan. Tapi karena udang susah sekarang, harga jual di pasaran naik dari biasanya,” ungkap Nuri.

Kendati demikian, Nuri tetap bertahan, menjaring udang di laut, meski dalam musim penghujan. Menambah penghasilannya, di waktu senggang, Nuri terpaksa bekerja di bengkel sepeda motor.

“Kadang-kadang kerja bangunan, untuk nambah-nambah penghasilan,” tuturnya.

Apakah Nuri mendapat bantuan dari pemerintah. Dia mengaku pernah mendapat bantuan dari pemerintah pusat pada tahun 2013 melalui Koperasi Senangin Kampung Nelayan berupa alat-alat nelayan seperti alat tangkap dan alat transportasinya.

Pada tahun 2015, dirinya juga mendapat bantuan dari pemerintah pusat berupa mesin pompong merek Honda.

“Alhamdulillah di tahun 2016 ini kami mendapatkan bantuan berupa satu unit perumahan nelayan yang berada di Parit V Kelurahan Tungkal II. Insya Allah pada Senin (07/11) akan diserahkan ke kami jika tidak ada halangan,” ujar Nuri. mg

 

ShareTweetSend
Previous Post

Dinkes Alokasi Rp 200 Ribu/Hari Bantu Pengidap Tumor

Next Post

Inilah Penyebab Warga Jangkat Memanas

Related Posts

Tamatan Luar Negeri Lebih Hebat?

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

11 Februari 2026
IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

10 Februari 2026
Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

7 Februari 2026
Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

4 Februari 2026
VIRAL Kasus Ijazah Milik Orang Lain di Anggota DPRD Jambi: Warganet Tag Golkar, Nadiem Makarim, Kapolri hingga Jokowi

Amrizal DPRD Jadi Tersangka Kasus Catut Nomor Ijazah, Golkar: Yang Tahu Itu KPU

3 Februari 2026
Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

30 Januari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In