• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Jumat, April 10, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Ratusan Ruang Belajar Butuh Perbaikan

Ratusan Ruang Belajar Butuh Perbaikan

26 September 2017
in HEADLINE

Kualatungkal, Aksipost.com – Ratusan ruang belajar di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) sangat membutuhkan perbaikan. Kini jumlah kelas yang rusak lebih banyak dari kelas yang kondisi baik.

Dunia pendidikan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat saat ini sangat membutuhkan perhatian. Terutama mengenai kondisi ruang belajar. Sebab, saat ini kondisi ruang belajar yang digunakan sudah banyak yang mengalami kerusakan.

Berita Lainnya

Fraksi PKB Desak Pak Al Haris Evaluasi Total Direksi dan Komisaris Bank Jambi

Kata Profesor Rizal Djalil Mantan Ketua BPK RI, Balada Bank Jambi: Bank “Tidak Baik-Baik Saja”

Kekhawatiran Ketum PPP Mardiono Jika Fadhil Arief VS Hurmin Akhirnya Terjawab, Justru Jadi Model Harapan Daerah Lain

“Memang harus kita akui bahwa saat ini banyak ruang belajar yang rusak. Tetapi itu sesuai dengan tingkat kerusakan,” ungkap Martunis M Yusuf, Senin (25/09).

Martunis tidak membantah kerusakan yang ada pada ruang belajar di tiap kecamatan. Sebab, kondisi itu memang terjadi. Namun, untuk ruang belajar yang benar-benar tidak bisa dipakai hanya ada beberapa unit saja.

“Kerusakan total itu hanya ada tiga unit saja. Selebihnya ada kerusakan ringan, kerusakan sedang dan kerusakan berat. Baru kerusakan total,” ungkapnya.

Martunis mengungkapkan bahwa ruang belajar yang mengalami kerusakan total ada di Kecamatan Tungkal Ilir ada 2 kelas dan Kecamatan Merlung ada 1 kelas. Di beberapa kecamatan lainnya tidak ada yang mengalami kerusakan total tersebut.

Untuk kerusakan berat ada 18 unit kelas. Yakni di kecamatan Muara Papalik ada tiga unit, Pengabuan ada dua unit, Renah Mendalu satu unit, Tebing Tinggi ada 1 unit, Tungkal Ilir ada tiga unit dan Tungkal Ulu ada delapan unit.

Data kerusakan sedang terjadi di 12 kecamatan. Hanya kecamatan Bram Itam yang tidak memiliki ruang kelas rusak sedang. Sedangkan di kecamatan Batang Asam ada satu, Betara 12, Kuala Betara delapan unit, Merlung tujuh unit, Muara Papalik tiga unit, Pengabuan dua unit, Renah Mendalu dua unit, Seberang Kota satu unit, Senyerang empat unit, Tebing Tinggi enam unit, Tungkal Ilir satu unit dan Tungkal Ulu empat unit.

“Kerusakan ringan yang paling banyak ada 245 unit. Kerusakan Sedang 52 unit, Rusak Berat 18 unit dan rusak total hanya 3 unit. Sedangkan ruang kelas yang baik ada 72 unit,” ungkap Martunis.

Lalu, untuk perbaikan itu sendiri dikatakannya pihak Kabupaten mendapatkan bantuan dari Kementrian. Dimana kerusakan yang mendapatkan bantuan cukup banyak. Totalnya ada 91 unit kelas yang akan diperbaikan melalui dana dari pihak Kementrian Pendidikan Nasional.

“Kita bersyukur kita mendapatkan bantuan rehab kelas sebanyak 91 unit dari Kementrian,” ungkap Martunis M. Yusuf.

Bantuan itu sendiri dikatakan Martunis memiliki criteria tertentu. Dimana kelas yang dinilai layak untuk menerima bantuan memiliki kerusakan antara 48-65 persen. Bila kurang dari itu tidak layak lagi. Selain itu, bila diatas itu, juga tidak masuk criteria karena memang membutuhkan rehab total.

Di Kabupaten Tanjabbar ini memiliki ruang kelas yang sesuai dengan kebutuhan jumlah siswa. Akan tetapi ternyata tetap mengalami kekurangan kelas. Penyebabnya, karena penyeberan siswa tidak merata, maka ini yang membuat munculnya kekurangan kelas.

“Sebenarnya ruang kelas kita cukup. Tetapi karena penyebarannya, menimbulkan kekurangan kelas,”katanya.

Dicontohkannya di salah satu sekolah terjadi kekurangan dua kelas, karena banyaknya peminat yang mendaftar disana. Namun, di sekolah lainnya kelebihkan kelas karena kurang siswa. Maka dari itu, kedepan akan dilakukan pemetaan yang ketat sehingga penyebaran siswa bisa dikontrol. mg

 

 

 

ShareTweetSend
Previous Post

Bangunan Pustu Jati Mas Rawan Ambruk

Next Post

Uang Transportasi Dewan Rp 11 Juta Perbulan

Related Posts

Fraksi PKB Desak Pak Al Haris Evaluasi Total Direksi dan Komisaris Bank Jambi

Fraksi PKB Desak Pak Al Haris Evaluasi Total Direksi dan Komisaris Bank Jambi

7 April 2026
Kata Profesor Rizal Djalil Mantan Ketua BPK RI, Balada Bank Jambi: Bank “Tidak Baik-Baik Saja”

Kata Profesor Rizal Djalil Mantan Ketua BPK RI, Balada Bank Jambi: Bank “Tidak Baik-Baik Saja”

2 April 2026
Kekhawatiran Ketum PPP Mardiono Jika Fadhil Arief VS Hurmin Akhirnya Terjawab, Justru Jadi Model Harapan Daerah Lain

Kekhawatiran Ketum PPP Mardiono Jika Fadhil Arief VS Hurmin Akhirnya Terjawab, Justru Jadi Model Harapan Daerah Lain

31 Maret 2026
Bank Jambi di Ambang Kebangkrutan, Sekalipun Uang Rp1000 Triliun Diserak Depan Kantor

Bank Jambi di Ambang Kebangkrutan, Sekalipun Uang Rp1000 Triliun Diserak Depan Kantor

30 Maret 2026
Matang di DPR RI Komisi Perbankan, Usman Ermulan Sebut Bank Jambi Sudah Berada di Ambang Kebangkrutan

Matang di DPR RI Komisi Perbankan, Usman Ermulan Sebut Bank Jambi Sudah Berada di Ambang Kebangkrutan

29 Maret 2026
Usman Ermulan Sudah Membuktikan Sendiri, Kini Dorong UIN STS Bentuk BPR Syariah

Usman Ermulan Sudah Membuktikan Sendiri, Kini Dorong UIN STS Bentuk BPR Syariah

13 Maret 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In