• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Kamis, April 16, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Realisasi Pencairan DD Sudah 92 Persen

Realisasi Pencairan DD Sudah 92 Persen

5 Desember 2017
in HEADLINE

Muarasabak, AP – Realisasi pencairan Dana Desa (DD) tahap II sudah mencapai 92 persen atau sebanyak 67 desa dari 73 desa yang ada di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim). Sisanya, ada 6 (Enam) desa yang belum melakukan pencairan, yaitu Desa Alang-alang Kecamatan Muarasabak Timur, Desa Manunggal Makmur, Kecamatan Kuala Jambi, Desa Pematang Mayang Kecamatan Rantau Rasau, Desa Bakti Idaman, Menteng dan Lagan Ilir Kecamatan Mendahara.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Tanjabtim, Syafaruddin, melalui Kabid Pembangunan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Amri, saat ditemui diruang kerjanya. Menurutnya, pencairan DD tersebut sudah dilakukan sejak bulan November lalu. “Ya, masuk bulan Desember ini sudah sebanyak 67 yang melakukan pencairan DD APBN,” katanya Selasa (05/12) kemarin.

Berita Lainnya

Kasus Amrizal Anggota DPRD Provinsi Jambi, Penyidik Polda Sumbar Lengkapi Petunjuk Jaksa

Fraksi PKB Desak Pak Al Haris Evaluasi Total Direksi dan Komisaris Bank Jambi

Kata Profesor Rizal Djalil Mantan Ketua BPK RI, Balada Bank Jambi: Bank “Tidak Baik-Baik Saja”

Dijelaskannya, namun untuk kendala Enam desa yang belum melakukan pencairan itu, dia belum bisa memastikan penyebabnya apa. Sebab, sampai saat ini Keenam desa tersebut belum ada berkoordinasi dengan pihaknya. “Tapi kalau Desa Manunggal Makmur katanya akan melakukan pencairan langsung serental dengan pencairan Anggaran Dana Desa (ADD) yang bersumber dari APBD Tanjabtim,” jelasnya.

Sementara, untuk pencairan ADD sampai saat ini belum satu pun yang melakukan pencairan. Ditanya apa kendalanya, Amri menuturkan, bahwa banyak desa yang belum menyelesaikan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) dan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) Perubahan. “Jadi untuk batas waktu penyerahan berkas paling lambat pada tanggal 15 Desember 2017 mendatang,” tuturnya.

Namun dia tidak bisa memastikan apakah ada kelonggaran jika pada tanggal 15 Desember itu masih ada desa yang belum menyelesaikan kelengkapan berkas. “Yang berhak menambah waktu perpanjangan atau memberikan dispensasi terkait pencairan itu pihak Badan Keuangan Daerah (BKD) Tanjabtim. Coba tanyakan saja kesana,” ucapnya.

Terpisah, Kepala BKD Tanjabtim, Nusirwan, melalui Kabid Keuangan, Reza Pahlevi mengungkapkan, bahwa jauh-jauh hari pihaknya sudah melayangkan surat edaran himbauan kepada DPMD Tanjabtim, untuk batas waktu penyerahan berkas desa. “Yang jelas batas waktunya tanggal 15 Desember mendatang. Jadi berkas harus sudah selesai sebelum waktu itu. Kalau ada yang belum selesai dari tanggal yang ditetapkan, saya rasa tidak ada kelonggaran lagi. Karena pada tanggal 21 Desember giliran pihak ketiga (kontraktor) yang melakukan pencairan. Waktunya ini sudah mepet, jadi tidak ada lagi perpanjangan,” terangnya.

Namun menurutnya, jika memang dalam waktu satu minggu ini belum juga ada desa yang melakukan pencairan, baik itu ADD maupun DD, dia akan melaporkan ke Sekda Tanjabtim untuk berkoordinasi bagaimana jalan keluarnya. “Jika memang Pak Sekda mengatakan diberikan kelonggaran, ya bisa kita beri perpanjangan waktu. Tapi kalau tidak, maka desa tidak bisa melakukan pencairan. Semuanya itu tergantung dari desanya. Rugi kalau desa itu tidak mengurus berkas-berkas pencairan,” imbuhnya.

Namun dia sangat berharap, pihak desa yang belum melakukan pencairan, baik ADD maupun DD bisa segera mengurus dan menyerahkan kelengkapan berkasnya sebelum tanggal 15 Desember, agar kelancaran pembangunan di desa tersebut bisa berjalan sesuai dengan program yang sudah susun.

“Kita harap semuanya desa sudah bisa melakukan pencairan sampai waktu yang tilah ditentukan, karena sayang jika tidak dicairkan, bisa-bisa jadi silpa,” tukasnya. fni

ShareTweetSend
Previous Post

Bupati Ingatkan Bawahan dan DPRD Soal OTT

Next Post

Beli Gas Subsidi Mesti Pakai KTP

Related Posts

Keberadaan Amrizal Pasca Mengabaikan Panggilan Kedua Polda Jambi

Kasus Amrizal Anggota DPRD Provinsi Jambi, Penyidik Polda Sumbar Lengkapi Petunjuk Jaksa

14 April 2026
Fraksi PKB Desak Pak Al Haris Evaluasi Total Direksi dan Komisaris Bank Jambi

Fraksi PKB Desak Pak Al Haris Evaluasi Total Direksi dan Komisaris Bank Jambi

7 April 2026
Kata Profesor Rizal Djalil Mantan Ketua BPK RI, Balada Bank Jambi: Bank “Tidak Baik-Baik Saja”

Kata Profesor Rizal Djalil Mantan Ketua BPK RI, Balada Bank Jambi: Bank “Tidak Baik-Baik Saja”

2 April 2026
Kekhawatiran Ketum PPP Mardiono Jika Fadhil Arief VS Hurmin Akhirnya Terjawab, Justru Jadi Model Harapan Daerah Lain

Kekhawatiran Ketum PPP Mardiono Jika Fadhil Arief VS Hurmin Akhirnya Terjawab, Justru Jadi Model Harapan Daerah Lain

31 Maret 2026
Bank Jambi di Ambang Kebangkrutan, Sekalipun Uang Rp1000 Triliun Diserak Depan Kantor

Bank Jambi di Ambang Kebangkrutan, Sekalipun Uang Rp1000 Triliun Diserak Depan Kantor

30 Maret 2026
Matang di DPR RI Komisi Perbankan, Usman Ermulan Sebut Bank Jambi Sudah Berada di Ambang Kebangkrutan

Matang di DPR RI Komisi Perbankan, Usman Ermulan Sebut Bank Jambi Sudah Berada di Ambang Kebangkrutan

29 Maret 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In